Tupai yang Jatuh (Lagi)
teringat ungkapan dari british zaman baheula yang tidak pernah lekang dimakan waktu
mengapa why selalu always
tetapi but tidak pernah never
seorang kawan pernah kasih wejangan untuk tulisan Si Tupai Jatuh Lagi. mbok ojo sembrono dengan pangucap. waktu itu aku hanya tertawa bahkan sampai terpingkal-pingkal. hingga ketika dalam rentang satu minggu ini sudah dua kali terjatuh, yang membatalkan rencana urbanisasi ke desa akhir minggu ini juga, kupahami bahwasanya memang tidak setiap wacana batin boleh diungkapkan dengan lisan atau tulisan. yah, semoga dengan peringatan ini bisa membawa kebaikan di masa depan.
tararengkyu pren.
Tags: avanza, benturan, kaleng, kecelakaan, radiator, sasis
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Oktober 28, 2008 at 9:24 am
Sabar ya maas… Yakin aj bhw dbalik stp musibah psti ada hikmahnya. Cayoo mamaskoe
Oktober 28, 2008 at 9:45 pm
saatnya introvert,
ehhh intropeksi diri
———————–
wisnoe :
ciaaaattttt………
Oktober 31, 2008 at 9:10 am
turut berbela sungkawa. lain kali hati-hati mas. Mungkin ini suatu pertanda. Pertanda punya mobil anyar..
wah.. baju baru nih..!!
—————————-
November 5, 2008 at 4:18 pm
Kuwi mestine uwite sing nyabrang ora ati-ati.
November 6, 2008 at 4:49 pm
Lha wong uwite wis ngaku. Apa karena diprovokasi karo polisi yo… Salah tangkap meneh?
November 14, 2008 at 3:57 pm
Komentar’e dho lucu2 sah.
Wong apansa bonyok kok di enyek.
Kudune San?
Disukurke hehehe … ups ! Sori mas Wisnu…
Tapi tenaaang…. ada asuransi kaaaannn….