SKS
Nanti.
Sebentar lagi.
Dan sebentar lagi.
Hingga jarum pendek jam dinding sudah bergerak melintasi batas waktu bergantinya hari.
Hari di mana jadwal ujian akan berlangsung.
Begitu dan begitu seterusnya saat diriku menghadapi ujian apapun. Ulangan, ujian semester, tes masuk suatu institusi, atau apapun yang berbau ujian kepintaran akademis.
Bisa jadi pembentukan mentalku itu karena hasil contoh para pendahulu kita yang sekarang terbukti di depan mata.
Perhelatan terbesar dalam alam demokrasi negeri ini pun pada akhirnya harus diselesaikan secara marathon dengan sistem kebut semalam (SKS). Ini satu hal yang membantu menghilangkan rasa bersalah atas ketidakdisiplinanku dahulu.
Rasa bangga dari masing-masing tim sukses capres dengan sistem kebut semalam ini seolah-olah menghapus liur lapar yang keluar dari ceracauan mulut-mulut bau kekuasaan.
Kata-kata bahwa ini adalah ’kemenangan demokrasi’ dihembuskan, seolah-olah menempatkan diri dan komunitasnya pada tataran pahlawan yang menyelamatkan nasib rakyat.
Dan memvonis yang lain sebagai pecundang, dengan tetap meneteskan liurnya. Mangap njeplak menyemprotkan jigongnya.
Aku terdiam di sini, makan mie instan full vetsin. Namun tiada rasa sedap yang terkecap. Melainkan hanya rasa mual yang teramat sangat melihat tingkah polah para calon pengatur negeri ini.
Yang riya’ terhadap sumbangsihnya.
Dan yang telah kehilangan sifat kuznudzon kepada saudara sebangsa sendiri.
home, 20090706
lgliatTVOne
Tags: capres, debat, moral, pilpres
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.
Juli 7, 2009 at 9:58 am
pertamaxxx
Juli 7, 2009 at 10:06 am
untung aq gak ny0ntreng..
Juli 7, 2009 at 11:15 pm
@AeArc
ga sulit kok pertamax di sini
@erwine reidha
turut prihatin, om
seharusnya kalo bisa punya waktu, diriku pengen mencontreng, namun apa daya. jarak memisahkan ktp dengan domisili.
tks, om
Juli 7, 2009 at 10:13 am
wah..
postingan tersingkat dari sampeyan. sekaligus nggilani tur njijii’ karena menyinggung jigong-jigongan. haha…
Juli 7, 2009 at 11:18 pm
@wahyu
ternyata menulis singkat itu cukup indah dan ringan. sak ceplosan tok sudah rampung
padahal yang jigong itu sudah tak del tapi kok masih nongol. setelah kroscek ternyata baru ngedel di word. di naskahnya masih gak berubah.
tks, om
Juli 9, 2009 at 9:37 am
lho..
kenapa harus di del jigongnya. justru menariknya disitu. menjauhkan kesan formalitas.. menguatkan kesan tegas.. marah.. dan memberontak..!
halah.. ngomong opo to aku ki..!!?
Juli 7, 2009 at 11:46 am
memang memuakan….
Juli 7, 2009 at 11:19 pm
@omagus
wah jangan ikutan esmosi lho. nanti darah tinggian
tks 4 coming, om
Juli 7, 2009 at 12:51 pm
hehehe.. salute.. bangkitkan HATI NURANI.. JATI DIRI MANUSIA kembalikan.. mulailah dari kita kita yang berkumpul di sini..
Salam Sayang Selalu
Juli 7, 2009 at 11:39 pm
@kangboed
siap kangboed
memang harus mulai dari kita sendiri meskipun tantangannya sudah dimulai dari sekarang dengan contoh-contoh yang tidak baik dari petua kita.
tks, kangboed
Juli 8, 2009 at 12:25 pm
Yayaya.. mari generasi muda.. saya melihat banyak teman yang terbangkit rasa hatinya.. dan mulai mengolah diri
Salam Sayang
Juli 7, 2009 at 1:41 pm
sedih bacanya…
tapi rasa optimis msh tersisa…
_salam anget_
Juli 7, 2009 at 2:20 pm
dilemma atau trilemma nih … ? bingung milihnya karena kayaknya bakanlan cuma begini-begini saja …
Juli 7, 2009 at 2:48 pm
Mas jago nulis ya. . hebat neh
Juli 7, 2009 at 3:17 pm
Wach kalo gini aku no comment nich
Juli 7, 2009 at 11:42 pm
@acha
harus
tetap harus optimis
trims utk semangatnya…
@oemar bakrie
hehehe…
konteksnya ada pada tim suksesnya, bro.
kalo calonnya sih mudah2an OK semua secara patriotis.
tks, bro
@perajaromance
coba mana kalimat yang masuk kategori jago itu. jadi tersipu-sipu nih
@kuliah gratis
biarpun no comment yang penting comment.
tks 4 comment, bro
Juli 7, 2009 at 3:19 pm
Kalo aku sudah memutuskan dan aku ridho dengan apa yang akan ia lakukan kepada Indonesia 5 tahun kedepan
setidaknya aku sudah melihat bahwa Indonesia ini begitu banyak bencana dan sebagaian besar penuh tanda tanya!
Juli 7, 2009 at 11:57 pm
@aden
hehe
bencana menjadi pertimbangan, ya
Juli 7, 2009 at 4:45 pm
Jumpa lagi dik Wisnoe….
Selamet berjuang tuk..masa depanmu ….!
Salam dari om kus.
Juli 7, 2009 at 11:58 pm
@om kusman
salam juga, om
masa depan sudah ada di sini
Juli 7, 2009 at 5:20 pm
hadir mas noe…
kl SKS dah ga jamannya lagi buat dunia yg kau maksud di atas
cocoknya S3C (Sistem Sikat Semalam Cuyyyy).
semua sebenarnya berpulang pada masing2 individunya.
c u…
note: pertanyaannya dah ku jawab tuh, mudah2an cukup jelas
Juli 7, 2009 at 5:51 pm
hadir…khan klo kelar dah lueegooo….gak ada lagi poster cakil , gak ada lagi teriakan menyentil , sepi damai , bukan ramai demo…
Juli 7, 2009 at 6:09 pm
dulu waktu masih sekolah gue juga pengikut setia sistem sks, wakakakakakakakaka, makanya hasilnya juga ngebut
Juli 7, 2009 at 6:41 pm
mudah2an negeri ini mendapatkan pemimpin yg terbaik diantara pilihan yg ada saat ini… amin
meskipun banyak yg masih rebutan “gw yg bikin ini…. gw yg bikin itu….”
kalo mo mengabdi gak usah ngomong “gw ngasih ini… gw ngasih itu…” ntar rakyat jg tahu sebenarnya siapa yg tulus
Juli 7, 2009 at 6:54 pm
yang nyontreng silakan, yang mo golput jangan ajak2 teman
salam kenal mas
Juli 7, 2009 at 8:50 pm
s e t u j u a k u n y a m a s
salam kenal dari tigaw.wordpress.com
Juli 7, 2009 at 9:21 pm
meskipun politik pada dasarnya merupakan ilmu untuk saling menjatuhkan, saya tetap gak suka sama calon yang suka membuka aib lawan dan menggembar-gemborkan kehebatannya. wtf.
Juli 8, 2009 at 12:20 am
@faza
sadis banget
sistem sikat semalam. jiahaha…
oiya, setelah tak baca-baca berulang-ulang akhirnya nangkep juga. kunci ada pena putih itu. tinggal kita menerjemahkannya sendiri menurut penerawangan kita masing-masing
tks, om
@-3-
semoga begitu, sob
@lelakianeh
kebiasaan buruk kok bisa sama, lho
@zefka
setuju sekali, om
memang seperti itu intinya. jangan pernah riya’ lah, karena itu salah satu sifat yang wajib dijauhi.
tks, om
@azaxs
betul..
setuju
@tigaw
sip.
salam kenal juga. nti diriku tak mampir ke sana, om
tks, om
@morishige
yup.
hayooo, sudah bulan juli belum ada kabarnya
Juli 8, 2009 at 11:54 pm
sepertiny merapi ga masuk rencana dlm beberapa bulan ini.. he..
Juli 7, 2009 at 10:54 pm
Bukan bermaksud membela, tapi negara butuh dipimpin. Dan pemimpin butuh kepercayaan. Walau tidak ada yang patut dipercaya.
Hmm… terkadang kita perlu percaya pada suatu pihak.
Memang ngak terelakkan lagi klo para kalangan atas negara kita kebanyakan memang seperti yang kk bilang itu.
Tapi ada saatnya kita harus mempercayakan nya.
live is equivalent trade, jika kita percaya, dan rakyak percaya, maka pihak yang kita percaya akan (mudah-mudahan) terpercaya, insyaallah. Amin…
Juli 7, 2009 at 11:48 pm
@angga yang selalu kritis
pertahankan, nak
ini konteksnya pada tim sukses para capres. bisa jadi pribadi capres tidak seperti yang dicitrakan oleh tim sukses. di sini para capres ditempatkan sebagai objek.
ini bisa kita nilai dari perdebatan yang lebih mengandalkan ego, tanpa pernah mendengar pendapat lawannya untuk mencarikan solusi bersama. intinya, jika berbeda pendapat, maka pendapatku yang benar.
mudah2an, kita doakan saja semua berjalan lancar dan baik2 saja.
amin
Juli 7, 2009 at 10:54 pm
mestinya tim sukses capres-cawapres ngikuti strategi wisnoe… rajin bw, oleh2nya ya banyak suara di blognya, spt ini
td liat metrotv, para petarung sudah nyanyi2 bareng… entah esok stlh tau hasil skor pertandingannya…
sy berharap sih aman2 saja..
Juli 7, 2009 at 11:55 pm
@guskar

hehe… ketahuan jejaknya, ya gus.
jangan2 kita berputar pada poros yang sama
tapi sebenarnya sudah jadi kebiasaanku dari awal, setelah posting akan bw dengan referensi para tamu pada tiga empat postingan terakhirku.
nah, berhubung kebetulan tadi ada waktu pas ngeronda kpud dan beberapa postingan terakhir ini tamunya banyak, selama masih bisa konsisten diriku coba usahakan.
nti kalo kecapean, posting lagi minta mangap ga bisa bw
eniwey, kita selalu berharap tidak ada revolusi pada musim suksesi di negeri ini.
tks, gus…
Juli 8, 2009 at 3:05 am
nasib kita sama om… gak bisa ikutan nyontreng.. meski menggunakan ktp bisa tapi ktp saja buat di kelurahan gak jadi-jadi.. maklum bukan penduduk asil.. hmm… nontonin aja wes…
Juli 8, 2009 at 6:42 am
HHmm…
Ga ikut nyontreng dech hohohohoho
Juli 8, 2009 at 10:43 am
haha..sama, aQ jg bbrp kli terpaksa SKS…parah tp ko hasilnya kdg2 baik jg kok, bahkan sampe g nyangka trnyata Qta keren juga y bs menyelsaikannya dalam semalam.. hehee
Juli 8, 2009 at 12:06 pm
tetap optimis lah……
salam….
Juli 8, 2009 at 3:38 pm
kuliah apa apa ya? hehehehe kaburrrrrrrrrrr
Juli 8, 2009 at 5:36 pm
salam sukses, memang kita harus bersabar hidup di negeri ini. betapa pun jeleknya negeri ini, inilah rumah kita, tanah kelahiran kita ….mudah-mudah seiring dengan proses akan berobah secara perlahan…
Juli 8, 2009 at 5:50 pm
kaum elite negeri ini sedang berusaha membangun citra, mas noe. mereka juga suka perang pakai bahasa dan mulut utk mencari simpati rakyat ketika ancaman krisis itu melanda utk menjanjikan harapan dan impian.
Juli 9, 2009 at 10:47 am
Mie instannya yang rasa apa?
Juli 9, 2009 at 1:59 pm
jadi sia-sia aja kita milih mereka, kalo mereka sendiri emank nggak ada pilihan untuk legowo yaaa
Juli 9, 2009 at 4:07 pm
SKS.. bukannya sistem kebelakang sebentar…?
Juli 9, 2009 at 5:48 pm
weeeekekekekek.. lama juga engga apa apa oom..
Salam Sayang
Juli 9, 2009 at 7:18 pm
SKS
budaya di masa SMA
Juli 10, 2009 at 5:35 pm
Saya jadi malu… karena disiplinnya belum bagus…
Juli 13, 2009 at 11:15 pm
eh.. kok aku kelewatan yang ini ya??? btw.. makasih sudah mengungkapkan perasaan saya lewat postingan anda.. cuman saya milih diem.. ketawa ketawa.. ah.. tidak menentu lah.. sampai gak posting semingguw.. wekewkweeka
Juli 14, 2009 at 1:03 am
SKS… inget jaman SMA
Juli 18, 2009 at 7:25 pm
mas masih bagus masih bisa sks lha waktu aku malah nga sama sekali. selamat malam
Juli 24, 2009 at 12:25 am
Kalau mereka jadi tapi masih keblinger…. kasih obat dagorin ajah biar SKS…. (baca: Smaput Kalian Sekarang)
Salam Hangat, Haniifa.