Refleksi Pilpres
Dalam situasi chaos yang tidak menentu, misalnya perang, sering terjadi keharusan terhadap penduduk sekitar lokasi untuk terpaksa mengungsi. Tujuan pengungsian bisa di mana saja. Rumah sanak saudara, hotel, tenda dan tikar, atau mungkin rumah seorang kawan blogger.
Sering terjadi pengungsi menunggu sampai dengan bertahun-tahun bahkan belasan tahun untuk menunggu situasi kampung halamannya tenang kembali. Mereka masih tetap yakin sebentar lagi perang akan selesai.
Pengungsi seperti menjadi tahanan kenangan mereka yang idealis tentang asal-usul dan kampung halaman. Mereka duduk bersama narapidana masa lampau untuk ngobrol tentang negeri asal, makan penganan tradisional, iringan musik tradisional. Mereka berkhayal dan akan terus menjauhi kenyataan, membayangkan skenario alternatif, semakin jauh lagi dari sejarah yang nyata.
Ada anggapan peristiwa itu mempunyai penyebab yang pasti dan bencana seharusnya dapat dicegah dengan menghilangkan penyebab itu. Mereka terus membahas -jika dan hanya jika- penyebab itu tidak terjadi seperti yang telah terjadi, dan terus membincangkannya.
Aku hanya ingin bilang bahwa : tak seorang pun tahu apa yang sedang terjadi.
Ketidakmampuan meramalkan hal-hal yang tak dapat diduga menyiratkan ketidakmampuan meramalkan arah sejarah, mengingat keberadaan peristiwa-peristiwa ini dalam dinamika kejadian.
Menjadi masalah jika kita bertindak seolah-olah kita mampu meramalkan peristiwa-peristiwa dalam sejarah, atau bahkan lebih buruk lagi seolah-olah kita mampu mengubah arah sejarah.
Contoh yang paling update sekarang ini adalah ceracauan tim sukses capres pada hari-hari terakhir sebelum proses pencontrengan dimulai.
Pada hari terakhir, salah satu tim sukses dengan menepuk dada berani bilang : “Hanya kecurangan dan kebohongan yang bisa mengalahkan capres saya…” -meskipun kemudian diralat dengan Insya Allah.
Itu semua hanya dilandasi oleh beberapa daerah yang sudah menyatakan dukungannya terhadap capres ini dengan kepanjangan tangan para orang-orang berpengaruh, ulama, kiai, dll. Khususnya Aceh sudah pasti akan dimenangkannya.
Satu sikap yang jelas-jelas mendahului takdir, nggege mangsa. Satu perilaku yang sangat jauh dari ciri-ciri keimanan. Bukankah ini dengan kata lain jika capresnya kalah berarti ada kebohongan dan kecurangan???
Dihubungkan dengan realita bahwa tak seorang pun mampu meramalkan sejarah, maka tim sukses ini telah terjebak ke dalam distorsi retrospektif, atau bagaimana kita dapat menilai masalah hanya sesudah fakta yang tersedia, seolah-olah itu adalah pemandangan di belakang cermin.
Alhasil, segala macam evaluasi dan argumentasi mulai dilontarkan setelah hasil quick count menemukan hasil yang di luar dugaan. Semua serba ilmiah dan empirik, dan itu keluar dari mulut orang yang sama sebelum pilpres dimulai.
Peramalan sebelum pilpres dilandasi dengan bukti-bukti empirik yang menguatkan argumennya.
Ketika hasilnya tidak seperti yang diramalkannya, evaluasi yang ditampilkan juga bisa menyodorkan bukti-bukti ilmiah yang lain. Pokoke ora ono salahe. Isinya benar dan benar. Satu kesalahan peramalan pun bisa diargumentasikan menjadi benar.
Mereka merasa menang dan mengangkat dagu, karena merasa sudah bisa mengubah sejarah hanya dengan analisis peramalan yang terbukti salah serta evaluasi yang berlebihan terhadap informasi faktual. Dan itu sangat meyakinkan kita semua.
Sekali lagi aku hanya ingin bilang bahwa : tak seorang pun tahu apa yang sedang terjadi.
Kita tidak secara spontan belajar bahwa kita tidak mempelajari yang tidak kita pelajari. Masalahnya terletak di dalam struktur pikiran kita: kita tidak belajar tentang aturan-aturan; yang kita pelajari adalah fakta, dan hanya fakta.
Kita hanya bisa bicara jika sudah ada fakta yang sudah terjadi, dan itu sama sekali tidak berarti kita bisa meramalkan sejarah ke depan. Ada satu kekuatan besar -di luar kuasa pengetahuan daya analitik kita- yang sudah terbukti mengubah sejarah dari sekedar berjalan hingga melompat tak pasti.
Sebenarnya ocehan di atas hanya sebagai kecap saja untuk mengantarkan arsip award yang terbengkalai sejak lama. Sangat wagu kalo hanya mak ceplok mak klepat dalam mendistribusikan award ini.
Pada kesempatan ini, diriku ingin mempersembahkan kumpulan award yang aku peroleh kepada pada tim sukses beserta capres cawapresnya.
Yang pertama adalah dari Mbak Khalifatur. Thanks, mbak.
Yang ini dari Huang. Thanks, bro.

Sedangkan ini dari Mahendra Itempoeti yang sering sembelit.
Ini saking Nadya. Thanks, sist.




Dari Wahyu & Wasaka. Tararengkyu, bro…
Yang terakhir dari Madhysta. Tapi berhubung PRnya ndak sempat aku kerjain, aku copy saja gambar yang ada di postingan sana.
Teriring hati yang tulus, bundling award ini aku persembahkan kepada para pejuang demokrasi kita :
1. Mbak Mega
2. Pak SBY
3. Pak Boediono
4. Pak Jusuf Kalla
Sedangkan PR yang harus dikerjakan adalah :
1. Bersatulah demi Nusantara tercinta
2. Berdamailah atas nama rakyat
3. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya…
.
.
.
Salam…
pascapilpres, 20090709
akhirnya selesai juga PR awadnya
—————-
referensi : Nassim Taleb – Black Swan
Tags: award, pilpres, capres, debat, evaluasi, argumentasi, refleksi
You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.






Juli 9, 2009 at 8:04 pm
Pertamax! Hehe
Juli 9, 2009 at 8:07 pm
sik.. melongo sik.. kecapnya keren bethul!
yup. saya setuju, masa depan, hanya Allah yang tahu..
oiya.. salam kenal ya pak.. dari wong cilik
Juli 9, 2009 at 8:30 pm
tulisannya bagus n lengkap, lam kenal yach
Juli 9, 2009 at 10:48 pm
tp bener kok noe, klo award2 itu dipersembahkan untuk para beliau.
mestinya suara para blogger dalam ikut menyemarakkan pesta demokrasi 5 tahunan ini paling nggak ikut diperhatikan, krn bnyk pendapat cerdas yg dpt membuka wawasan para beliau tsb.
Juli 9, 2009 at 11:11 pm
Takutnya para blogger jadi kaya wimar dan andi hehehe..
Juli 9, 2009 at 11:08 pm
Aku rasa para analis di atas sebenarnya mengharapkan blackswan yg sama pd pilpres kali ini, namun karena mereka ga punya kemerdekaan seperti kita, terkait dengan profesi sebagai tim sukses :p & finansial [meski sering juga saya temui yg tulus]. Bedanya dgn pelaku bisnis W. Street, mereka punya kata sakti Insya4JJI, yg bisa jadi memang merupakan pengakuan ketidakterliputan probabilitas, atau perisai ketidak sungguhan bekerja+kepentingan ekonomi, tapi itu tidak masalah. Kok saya sama aja ya? Jadi prediktur kejadian telah terjadi. Td pagi pas nambal, si om yg nambal bilang ke saya “ngapain kamu milih yang sudah pasti kalah?” wah, saya bingung jawabnya, dalam hati saya bilang bahwa saya ngarepin blackswan :p mengenai nnt, ada yg lucu, waktu beli buku itu, saya kira novel, pas liat genre d isbn-nya, eh ternyata ekonomi dan bisnis. Btw kecapnya enak!
Juli 10, 2009 at 1:41 am
Sekarang sih tinggal melihat omongan dalam kampanye kemarin tuh sungguh-sungguh pa bukan. Terus terang saya tak berharap banyak.
Yang penting ngeblog aja dulu, blogwalking aja terus sampai gempor!
Juli 10, 2009 at 2:08 am
Waaaaaakaakakakak.. saya juga enda apa apa toooh.. hehehe.. mas NOE penutupnya.. dikau masih terngiang sama daku yaaaa.. cup cuup cuuup celepooooottttt.. kabuuurrrrrrr
Salam Sayang
Juli 10, 2009 at 9:06 am
mudah2an presiden yang emang kepilih ngerjain PR ini..
Juli 10, 2009 at 9:42 am
para ‘ahli’ analis begitukan biar ndak ketauan kalo mereka salah. biar keliatan pinter nan hebat. biar tetep payu dan laku.
semua sudah terjadi..semua sudah ditentukan.. tinggal awasi saja janji2 masa kampanye dulu dilakoni apa tidak..
Juli 13, 2009 at 8:59 am
ya kalo begitu yang ngawasi di luar ‘kita’, yang gak sibuk ngeblog dan bw. haha…
Juli 10, 2009 at 9:46 am
met pagi =.=
Juli 10, 2009 at 11:19 am
Saya setuju, tak seorangpun yang tau apa yang akan terjadi, seyakin apapun orang meramalkan apa yang akan terjadi nantinya, tapi semua akan bisa berbeda jika Allah menghendaki,
kalo seandainya tim suksesnya kalah berarti dia menganggap tim sukses capres lainnya curang dong?
wah bener-bener gak baik!
Stop
Dreaming Start Action
Juli 10, 2009 at 2:41 pm
waduh delenger, lam kenal yach
Juli 10, 2009 at 3:55 pm
Waaaaah.. kemana nyang empunya rumah.. malah jalan jalan terus.. rumahnya ditinggalin.. ooo.. habis nyalon yaaaa
Salam Sayang
Juli 10, 2009 at 3:59 pm
Jangan gantungkan nasib kita pada satu-dua orang.
Jika dia salah tamatlah kita.
Bukan karena dia toh kita berhasil
Tuhanlah yang empunya, kepada kita berharap.
Juli 10, 2009 at 4:39 pm
Weee ternyata berakhir di award
Juli 10, 2009 at 4:40 pm
Setuju!!!!!!11
Juli 10, 2009 at 4:54 pm
walah…postingane keren mas , mudah2an pada ngerjain PR ini …xixixi
Juli 10, 2009 at 5:19 pm
cuma mo bilang..awardnya bagus2..selamat ya..
Juli 10, 2009 at 5:36 pm
Semoga yang kalah, gak terus-terusan nyari kesalahan pihak yang menang
dan semoga yang dianugerahi award baca blog bro… haha
Juli 10, 2009 at 6:15 pm
Gak ngerti politik euy..but,yg menang moga bsa mmbrkan yg terbaik za buat rakyat indonesia^_^
Juli 10, 2009 at 6:21 pm
Met sore.. Maaf OOT..
Saya minta dukungannya di kontes ngeTop ngeTren yaa sob.
Caranya gmpg banget,, cuma pokoknya kasih komentar di postingan saya..
Makasih sebelumnyaa..
Juli 10, 2009 at 7:42 pm
hehehe, bener2 raja kecap neh, baru ocehannya aja dah bikin orang panas dingin tuh. hehehe,
setuju skali mas, tak ada seorang pun yg tahu dengan apa yg akan terjadi esok, tapi memang ada ilmunya tuh untuk memprediksi kemungkinan yg akan terjadi.
yg salah kaprah, bila orang itu sudah meyakini 100 prosen bahwa prediksinya tuh bener karena masih ada Alloh yg Maha Berkehendak, tambah bubrah lagi kl dia udah nyiapan alibi bila dia salah agar ga keliatan salah apalgi menuduh orang sembarangan aja. bener2 keblinger (bukan delenger lho, hehehe…) tuh orang.
c u…
Juli 10, 2009 at 9:18 pm
Pada bagian 3, ntt bilang, bila kita tidak tertarik pada deviasi pasar dan matematika.. Kita bisa langsung baca bagian 4 yang ngga lebih dari 6 lembar :p tanpa kehilangan maksud yang hendak disampaikannya.. [terus terang aku ngerasa dikerjain] kurasa masalah jaim, disebabkan oleh mentahnya semua topik bahasan bila Tuhan dilibatkan.. Secara implisit aku malah ngerasa dia ingin menegaskan kuasa tuhan..
Juli 10, 2009 at 9:23 pm
selamat datang di negeri takhayul, semua yang ada percayai adalah hasil kbul-kibul belaka.. negeri penuh dengan berjuta-juta kram cangkem… mbuhlah!
Juli 11, 2009 at 12:58 am
hmmmm … PR yang mantab, mas noe, hehe … ke-4 tokoh ini memang layak dapat lemparan award dari blog http://delenger.wordpress.com/2009/07/09/refleksi-pilpres/ hehe … mantab!
Juli 11, 2009 at 9:11 am
hehehe…mudah-mudahan mereka mau ngerjain PR nya yaaa
Juli 11, 2009 at 3:36 pm
aduh mas.. pertama mbaca mumet saya.. kata-katanya dukur banget.. tibaknya dapat award toh..
tapi kok cuma empat yang sampean lempari award..? kan ada enam… yang dua nanti ngiri lo…. hehehehe…..
Juli 11, 2009 at 3:53 pm
Waaaah.. kata yang terima AWARD.. tadi pesan MA KASIH ya buat mas NOE
Salam Sayang
Juli 11, 2009 at 7:51 pm
mudahan2 para pemimpin kita punya hati yang bersih dan ikhlas untuk membawa bangsa ini kepada masa depa nyg lebih cerah….Btw selamat ya atas awardnya, sukses selalu sobatku
Juli 11, 2009 at 9:18 pm
semoga keempat orang yang dikasih award dapat mengerjakan pr dengan sempurna
Juli 12, 2009 at 10:09 am
buat saya ?
Juli 12, 2009 at 11:23 am
Bangganya mendapat award dr para sahabat blogger..
Terus berkarya elalui blog ya..
Suskes selalu.. =)
Juli 12, 2009 at 12:17 pm
yang penting SBY tetap yang nomor satuu ..
Juli 12, 2009 at 2:26 pm
xixixi..ujung2nya berbagi kebahagiaan jg nich berkat award2nya yg keren2..selmt yach
Juli 12, 2009 at 2:56 pm
weewwww awardnya buaaanyyaakk
di jual kilo nggak tuh??? he he he he
Juli 12, 2009 at 3:11 pm
SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG
Juli 12, 2009 at 5:02 pm
pilpres sudah selesai, apapun hasilnya mari menyikapinya dengan sportif
Juli 12, 2009 at 8:30 pm
melongo lagi ah ^^
Juli 13, 2009 at 10:45 am
Banyak awardnya
Siapapun yang menang, Kemenangan ditangan Rakyat
Juli 13, 2009 at 12:32 pm
assalamu alaikum wr. wb.
Eh, Saudara2ku di penjuru dunia maya, gimana kabar kamu sekeluarga?
Semuanya baik2, sehat2, & tetep-beriman, aja kan?
alhamdulillah… akhirnya pilpres 2009 dapat berjalan aman dan lancar.
/* Lho, mulai nggak nyambung… halah, sambung2in aja deh. */
Selamat kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi!
Selamat menanggung amanah rakyat yang telah dibebankan kepada Anda dengan baik.
Selamat memanfaatkan sisa umur Anda untuk mengabdi kepada Allah & melayani umat.
Dan masih banyak lagi selamat lainnya yang tidak cukup ditulis di sini.
Eh, ByTheWay-AnyWay-BusWay… gimana pilihan kamu kemarin?
alhamdulillah… /* saya nggak tau sih, yang penting kita syukuri aja */
Eh, tapi ngomong2… kamu tau nggak, kalo kondisi negeri kita sekarang ini udah sangat memprihatinkan bangetz?
Nggak percaya? Mau bukti? Beneran? Yakin?
Ya elah, kemana aja, Loe?
Kelamaan camping ke Planet Saturnus? Masa gitu aja gak tau?
Lihat tuh, di koran2, di web2, di tv2… atau di jalan2, ada banyak!
Nih, saya kasih website referensi yang terpercaya, buka di web browser:
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
pokoknya banyak deh, di website lainnya, browsing aja sendiri…
Terus, sekarang gimana… apa yang bakal kamu lakuin?
Masih gak peduli sama nasib Saudara2 kita yang tersesat & terdzalimi?
Pindah ke Planet Pluto aja, Loe! Bumi udah sumpek!
Buat kamu2 yang kemarin ikut golput pemilu 2009,
apa kamu pikir kalo kita cuma golput, tau2 sim-salabim, negeri kita jadi makmur sejahtera, happily everafter… dll. dsb. dkk.?
Terus, buat kamu2 yang kemarin ikut nyontreng pemilu 2009,
apa kamu pikir kalo kita cuma nyontreng, tau2 abra-kadabra, negeri kita bisa selamat dengan sistem seperti sekarang?
Terus terang aja Saudara2, sekedar golput itu bukan solusi yang tepat!
Terus terang juga, sekedar nyontreng itu juga bukan solusi yang tepat!
Lha, terus kalo gitu solusi yang paling tokcer, apaan donk?
Solusi yang paling ampuh adalah Islam!
Huahahaha…3x uhuk…2x!!
Hah, masih gak percaya lagi? Udah pernah belajar Islam di sekolah, belum?
Udah tahu belum, kalo Islam itu lebih dari ibadah ritual?
Kalo belum, balik lagi ke SDN Planet 204-Nebula, sana!
Nih, saya kasih website referensi yang terpercaya, buka di web browser:
http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
pokoknya banyak deh, di website lainnya, browsing aja sendiri…
Buang semua sistem sekuler & anak cicitnya yang selama ini menggerogoti kehidupan kita! (misal: kapitalisme, liberalisme, demokrasi, dll.)
Sistem sekuler, yang misahin unsur agama dalam kegiatan se-hari2, sudah terbukti bikin manusia lupa sama Allah!
Aturan Allah di-injak2, /* kayak cucian aja, emang Nabi nyuruh nginjak2 Qur’an */
diganti sama aturan bikinan manusia yang dibuat dengan seenak udel mereka sendiri,
/* udel kok enak? emangnya donat? */
sehingga banyak manusia yang terlena gara2 nuruti hawa nafsunya!
Mari kita kembali ke jalan yang benar!
Mari kita bangkit, sebelum kita dibangkitkan!
Karena sistem yang ada sekarang ini, cuma dijadikan alat oleh para penjajah untuk memenuhi hawa nafsu mereka!
Sistem yang penuh dengan bug, unhandled data, troubleshooting, bad sector, dll…
[system error]
Sudah saatnya kita ganti sistem “bobrok-bin-destructive” buatan manusia ini dengan sistem yang lebih baik, SISTEM ISLAM!!
Islam, sudah terbukti & teruji untuk mengatasi segala tantangan & mampu menjawab berbagai problematika umat!
/* Kok jadi kayak iklan di TV? Whatever lah… */
Q: Ok, lah… masalahnya emang terletak pada sistem yang rusak, sehingga bikin kondisi negeri kita jadi berantakan kayak gini. Terus… hubungannya sama gue, apa?
A: Ya elah, Coy! Masih belum sadar juga? Pindah ke Planet Uranus aje, Loe!
Kita sebagai warga negara yang baik, harus mulai menyelamatkan bangsa & negeri ini, dengan Islam!
Inget Saudaraku sekalian, kita adalah bagian terpenting dari negeri ini!
Kita semua adalah pemimpin yang udah diserahi amanah sama Allah.
Wih, enak… gak perlu repot2 ikut pemilu, langsung dijadiin pemimpin!
Eits, ada tapi-nya… habis kiamat nanti, kita semua harus BERTANGGUNG JAWAB atas setiap amanah yang telah diberikan kepada kita!
Salah satu hal yang dimintai pertanggungjawaban yaitu, AMANAH KITA SEBAGAI SEORANG WARGA NEGARA, TAU….???
Maka dari itu, Anda2 sekalian juga harus terlibat!
Hihihihi… mau kabur, ya? (^A^)
Terus… masalahnya sekarang, kita mau jadi pemimpin kayak gimana?
Mau jadi pemimpin yang nurutin hawa nafsu, & berujung pada kehinaan & kerusakan?
atau jadi pemimpin yang taat sama Islam, & berujung pada kemenangan & kebaikan?
Cuma kita yang bisa nentuin! Choose your own path! Ciee…!!! Karena…
Perubahan sejati adalah perubahan menuju arah yang lebih baik,
yang dimulai dari pemikiran, perasaan, & cara hidup kita,
berawal dari cinta & niat yang bersih, tulus, setia, & lurus,
disertai dengan cahaya ilahi yang senantiasa menyinari hati,
tiada Illah (yang dicintai, dipatuhi, & disegani) selain Allah.
/* Rada gak nyambung lagi, y? Sambung2in lagi aja deh! */
Maka dari itu, Saudaraku sebangsa setanah-air…
Kita bangkit untuk menerapkan Islam, yuk!
Secara sempurna dan menyeluruh.
Mulai dari diri sendiri…
mulai dari yang sederhana…
dan mulai dari sekarang…
Si Jacko (King of Pop) aja mau ber-Islam, masa kita nggak mau?
Yuuk? Yuk, iya, iyuuu….uuk! /* jayus bangetz sich */
Karena Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa…
dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Semoga kita semua bisa meraih kembali kejayaan umat negeri ini, dengan Islam.
Udah dulu, cukup Sekian “invitation letter” dari saya.
InsyaAllah, semoga surat cinta ini bisa sedikit “menggelitik” relung hati Saudara2.
Terserah, situ mau nganggep saya gila atau sinting,
mau cuek silahkan… mau ikut silahkan… tanggung sendiri konsekuensinya…
yang penting sekarang tanggungan saya sudah berkurang, fiuh… (^o^)’
Oh iya, hampir kelupaan… ma kasih atas perhatian ‘n kerja samanya. (T_T)
Tolong maafin saya, kalo ada kata2 yang salah atau kurang berkenan,
soalnya saya memang rada2 emosional pas ngomongin masalah ginian, harap maklum.
Sekali lagi, ma kasih y, cuma Allah yang bisa mbales… (T_T)
wassalamu alaikum wr. wb.
NB: Please Read Me…
Kalo pesennya kebanyakan, gak usah ditampilin juga gak apa2, kok.
Kalo ada kesempatan, tolong mampir ke sini ya, Ma kacii… (^_^)
http://www.almawaddah.or.id
http://www.eramuslim.com
http://www.harunyahya.com
http://www.hidayatullah.com
http://www.hizbut-tahrir.or.id
http://www.islamic-center.or.id
http://www.majalah-elfata.com
http://www.muslim.or.id
Mohon maaf buat produsen majalah lain, kalo saya cantumin satu2, g cukup.
Juli 13, 2009 at 3:52 pm
tim sukses memang kadang malah “menggembosi” calon yang didukungnya…dengan bicara tanpa etika.
wah…bagus nerusin PR-nya ke mereka…
cawapres yang dua lagi nggak kena jatah PR?
Juli 13, 2009 at 4:39 pm
aku ko makin pesimis aja ya
(* duh
salut banyak punya award
Juli 13, 2009 at 4:54 pm
Pokoke LANJUTKEN.
Juli 13, 2009 at 4:59 pm
Woalah meh nggarap PR ewet to bos.
Jane bener kandhane JKWin. ning nek urusan karo mbok wedok kosik-kosik. Lebih lambat lebih inyak
Aku malah lali kabeh entuk pirang-pirang. Kurang sabar.
Juli 13, 2009 at 5:01 pm
Koyone njenengan kapan-kapan meh tak keki ewet bos. Ewet dari TUKANG KOMPOR BLOG
Juli 13, 2009 at 9:19 pm
KOMPOR KOMPOOOORRRRR.. HEHEHE.. TUKANG KOMPOR MASUK BLOG
SALAM SAYANG
Juli 13, 2009 at 7:50 pm
Selamat malam Noe, Sebagaimana Engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan ALLAH yang melakukan segala sesuatu. Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari , karena engkau tidak mengetahui apa yang akan terjadi. Okay Noe, nice ur blog.
Regards, agnes sekar
Juli 14, 2009 at 1:02 am
awarnya hebad eoooyyyyyyy
Juli 14, 2009 at 9:13 am
[...] terlalu berharap banyak bisa dibaca habis oleh para tamu delenger. Baru setelah Om Eoin komeng di Refleksi Pilpres yang menyambut siratan blackswan di postingan itu, aku tergerak untuk mempublishnya. Thanks, [...]
Juli 14, 2009 at 2:55 pm
Waaakaakakakak.. abseeeen mas..
Salam Sayang
Juli 15, 2009 at 12:59 am
“Hanya kecurangan dan kebohongan yang bisa mengalahkan capres saya…”
“Soalnya…, cuma saya yang boleh curang…”, kata dalam hati salah satu tim sukses…
kalau yang disini gak pernah bebelen kang Noe.. wakakakak…
Juli 21, 2009 at 2:12 pm
jiahaha….
kakehan sembelit, karo mangsur…, mbok ngombe panadol kan jadi lupa… :lo: