Preamble

Finally

Setelah sekian lama tertunda menyempatkan waktu untuk booking satu tempat di situs penyedia blog ini, aku bisa paksakan sign up juga. Pyuuhh… begitu beratnya, mengingat penerawanganku akan masa lalu yang membentuk karakter opini gambaran dan penilaian terhadap pribadi sangat-sangat tidak bagus.

Yup, masa itu, lebih 20 tahun yang lalu, masa ketika ketiadaan beban menjadikan segala aktivitas berlangsung dengan -sepertinya- selalu sempurna. Hanya satu hal, ketika itu, di pelajaran mengarang indah aku benar-benar mati kutu. Meskipun bisa dibilang aku selalu masuk ranking atas di kelas namun dalam hal satu ini seolah-olah ada semacam kabut tebal yang kadang-kadang menjelma menjadi tembok kokoh yang menghalangi jalur otak ke mulut dan tangan untuk menuangkan isinya. Bisa jadi sampai saat ini😦

Untuk itu saudara-saudara yang terhormat, keberanianku membuat blog ini semoga menjadi langkah awal untuk bisa mengubah gambaran pribadiku sendiri.

Egois? Of course…😀

Explore posts in the same categories: Mula

4 Komentar pada “Preamble”

  1. Arie Says:

    Bro… sampe saat ini aq jg mengalami apa yg kau alami…
    terutama ketika apa yg ada di otak benar-benar ta bisa diucapkan oleh mulut. Seolah2 ada gembok segede gaban yg mengunci mulut ini tuk sekedar urun pendapat. Kalopun dipaksakan yg keluar hanya omongan ta berbobot kaya sapi ompong.
    Kalo kau ta bisa mengarang indah…
    Aq ta bisa mengoceh indah….sampe sekarang…

    Selamat atas blog nya…

  2. delenger Says:

    gaban ki mati pas masih kecil to? meh bareng dg WR kok😀
    lha kamu kan pernah liat presentasiku d dpn EGM pas di Yk? Apa isih ana sing luwih parah maning?
    2-3bulan lalu aq beli buku public speaking, terus di dlmnya ada link komunitas public speaking. ternyata ada lembaganya juga, semacam kursus mgkn. lha lagi mo dicari di yk kok keburu mletas ngulon. yo wis. coba kau cari di sm maybe ada yes. mgkn iku bisa membantu helpmu.
    tks 4 comment.

  3. nakjaDimande Says:

    sudah berapa hari ndak ketemu noe.. **lagi liburan sama tetah pasti🙂
    jadi sekarang bundo lagi jadi detektif.. bongkar” lacinya noe

    hmm, boleh saja 20 tahun yll noe matikutu disuruh mengarang
    mungkin krn dulu bundo suka bilang “noe, kamu jangan suka mengarang yang tidak” yaa..! itu ndak baik..

    apa boleh buat, ternyata delenger ini selalu mengarang yang baik”. jadi sekarang giliran bundo yang matikutu..😛

    • ~noe~ Says:

      bundo, sebetulnya diriku sangat malu jika artikel lama dikorek-korek lagi.
      arsip ini lebih berfungsi kepada klangenan, karena di situ diriku bisa mawas diri, menemukenali emosi dan pengetahuanku pada saat menuangkan pikiran waktu itu.
      ternyata gagasan yang bisa tersampaikan kepada khalayak itu benar-benar menimbulkan motivasi yang bertumpuk untuk bisa menggali lagi gagasan lain yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan dahulu.
      mantabs…
      terimakasih utk penyelidikannya, bundo🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: