ke arah gemericik air aku ke sana

kala itu kamu ujikan asa
mengurai mozaik air di curug
di celah bebatuan terjal
yang mengapit ruang hidup nan sempit
namun lapang dengan bunga

melangkah mengalun beriak
menyisir tepi-tepi palung
bersalaman dengan pucuk kembang rumput
tanpa pernah terpisahkan jarak barang satu mikron pun
karena saling mengikat hasta
bergelayut rasa
memeluk sukma melupakan ragawi

tiada resistensi sama sekali
manakala hasrat tiada terhalang
sekedar untuk menjustifikasi
bahwa dirimu ada
tak hanya wujud kasat mata saja

di ujung setapak sadarku termenung
menanti ragamu yang tertinggal
dan terhalang pintu adab manusia umum
tanpa bisa aku mengetuk
apalagi membuka

ke arah gemericik air aku ke sana
tempat mana telah tercatat
dalam perjanjian batin
tertuang dalam lisan
yang lirih
dan terluka

 

sebuah puishit perjalanan yg tercecer
lereng merapi 2007

Explore posts in the same categories: Puishit...

Tag:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

3 Komentar pada “ke arah gemericik air aku ke sana”

  1. Ka Says:

    170507???

    ——————-

    ngarang… itu merbabu :-p
    salah
    jotos…

  2. Ka Says:

    Hehehe..salah yaw? berarti udah ketinggalan moment neh😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: