Review

Mendesain, menulis, dan mem-publish-nya ternyata menimbulkan suatu energi tersendiri, sehingga tanpa terasa, waktu telah berjalan sedemikian cepatnya. Karena sudah 3 bulan blog ini nangkring dan selalu update di internet, kurasa perlu sedikit juga kuluangkan waktu untuk mereviewnya.

Ada beberapa hal yang bisa diangkat dari perjalanan singkat ini.

1. Karakteristik pemilik blog sebagian besar adalah introvet, sehingga keberanian menulis lugas di sini belum membuktikan kemampuannya berorasi di muka orang banyak. Ini dapat dipahami mengingat menulis mempunyai waktu lebih untuk berpikir. Selain itu bisa jadi sebagai pelampiasan atas ketidakmampuannya untuk tampil di muka umum. Sampling data tidak berdasarkan ilmu apa-apa, hanya pengalaman dari ingatan ketika berkunjung ke blog-blog yang menampilkan ciri personal pemiliknya. Ini juga yang mengilhamiku untuk menghilangkan kata “Introvet” di judul blog ini.

Last

Last

2. Niat awal dari pembuatan blog ini hanyalah menyampaikan tulisan-tulisannya atau sekedar nampang saja. Niat ini kemudian terkontaminasi dengan berbagai efek derivatif dengan dibuatnya blog, sehingga berkembang menjadi ingin tampil cantik, hit yang tinggi, komentar yang banyak, bahkan mencari ranking (aku belum tahu arti dan caranya mencari ranking). Satu perasaan yang wajar manakala effort yang sudah dikeluarkan butuh apresiasi.

Berbagai trik diterapkan dengan harapan-harapan tersebut. Berbagai artikel khusus dibuat untuk membahas trik-trik bagaimana blog bisa mencapai harapan itu. Mulai dari widget, pembuatan blog-blog pemancing ke blog aslinya, dan masih banyak lagi. Bisa di-search sendiri saja.

3. Di luar konteks trik-trik butir 2 di atas dan berdasarkan dasbor blog ini, tulisan yang paling banyak dikunjungi adalah yang mempunyai ciri :

a. tidak terlalu berat tapi berbobot, ini relatif bagi setiap orang.

b. topiknya sedang up to date, meskipun itu hanya copypaste tanpa menyebutkan sumber😦 .

Pernah aku menjadi pengunjung setia di suatu blog karena artikelnya yang bagus. Penambahan pengetahuan lumayan didapatkan. Blog ini pun sering nangkring di blog of the day. Namun satu kali ada artikel yang aku rasa adalah tulisan dia sendiri, tidak panjang, menarasikan tentang suasana fragmen tertentu, sangat jelek menurutku. Jika dalam skala 10, artikel sebelumnya aku nilai 8-9, nilai tulisan asli dia hanya 4. Barulah aku sadar bahwa selama ini dia cuma copy paste entah dari mana.

c. tidak terlalu panjang. Kecuali bagi pencari topik ini, bagi blogger yang lain rasanya hanya keingintahuan yang besar saja yang bisa menuntaskan membaca tulisan panjang.

Kondisi ini di luar dari adanya komunitas yang dimiliki oleh pemilik blog.

4. Perlu diketahui bahwa tipikal orang Indonesia adalah tidak ekspresif, seperti yang ditunjukkan pada saat menonton pertunjukan apa saja. Jarang sekali mereka bertepuk tangan meskipun dalam hatinya menyatakan applaus terhadap pertunjukan itu. Baik olahraga, seni, ceramah, dan lainnya.

Di dunia blog pun masih terbawa perilaku seperti ini dengan dibuktikan jumlah hit yang tinggi tidak sebanding dengan komentar yang ada. Bisa jadi dalam hatinya bilang,”wah, bagus/jelek tulisannya. apalagi jika ditambahkan dengan wacana ‘abcdefgh’…”, namun dia tidak menyatakan bagus/jelek atau syukur-syukur menambahkan wacana ‘abcdefgh’ tersebut melainkan hanya dari dalam hatinya saja.

Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan bahwa hit tinggi pun tidak menjamin bahwa tulisan tersebut dibaca. Khususnya jika perujuknya adalah dari mesin pencari.

5. Komunitas sangat penting untuk kemajuan blog. Sekecil apapun komunitasnya, apresiasi terhadap blog akan selalu menumbuhkembangkan motivasi pemilik blog. Sering ditemui blog yang tulisannya ala kadarnya mempunyai hit tertinggi karena dia punya komunitas untuk itu.

6. Komentator hit and run.

Banyak blogger yang memberikan komentar dengan pamrih akan dibalas juga di blognya. Biasanya komentarnya tidak ada hubungan dengan substansi tulisan. Sekedar hanya membaca judul dan dia mencoba menyimpulkan sendiri, kemudian memberi komentar. Ciri-cirinya adalah komentar pendek, kadang memakai singkatan ala sms, kadang salah ketik. Yang penting komen dan berharap blognya akan dikunjungi balik. Aku bisa merasakan komentator ini membaca atau sekedar memberi komen saja. Suatu simbiosis komensalisme yang melelahkan jika diikuti.

7. Kejelasan identitas pemilik blog dengan menampilkannya di halaman khusus ternyata mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembangan blog ini. Apalagi jika pemilik blog adalah wanita (atau mengaku wanita) dengan status single, dan menampilkan foto cantiknya. Jaminan akan berduyun-duyun blogger berkunjung ke situsnya.

Itu saja sementara yang bisa aku tangkap. Cape nulis serius.

Salah atau benar, jika kecanduan efek turunannya, nge-blog ini menghabiskan waktu, membuat malas beraktivitas, bersosial di lingkungan nyata, dan mengejar mimpi tentang keakuan fiktif belaka.

 Salah atau benar, tidak ada yang absolut di sini

.

Salam

Explore posts in the same categories: Ngomyang

Tag: , , , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

5 Komentar pada “Review”

  1. kodokijo Says:

    menampilkan foto cantiknya. Jaminan akan berduyun-duyun >>> setuju !!! hehehe….

    -setiaji-
    http://www.kodokijo.net

    —————————–

    wisnoe :

    yup, betul itu. di beberapa blog memang terjadi seperti itu. eh, setelah blogwalking, di salah satu artikel kodokijo.net dulu ada point tentang ini di salah satu kita menulis artikel ya. syukurlah belum baca itu pas nulis ini, jadi kesamaan point adalah ketidaksengajaan semata😀


  2. itulah aura (nomor 7)
    terima gak terima, itulah keunggulan ‘beberapa’ blogger wanita

    yg penting sih nge-blog dengan happy ( happy umar😀 )
    kalo ada yg suka … syukur bisa jadi energi tambahan
    kalo gak ada yang suka … cuek aja

    jadi gimana nih hasil Review nya ?
    Lanjut nge-blog ?😀

    ————————–

    wisnoe :

    lanjut dunk, om.
    minimal dapat sliding tackle dari tendangan bebas.

  3. wahyu Says:

    mantap bro..

    hmm. sepertinya mas wisnu orang yang cepet belajar. baru beberapa bulan bergelut dengan blog, tapi sudah mengerti tentang dunia ini. Bahkan sampai pada metode dan trik mempopulerkan blog. Saya malah baru tau.

    Kalau saya paling tidak suka dengan orang hanya copy paste tanpa menyebutkan sumber asal. Apalagi tanpa menambahkan komentar dan pendapat pribadi. Betul2 CP bulat-bulat. Mungkin agar dikira pendapat pribadi, keliatan intelek dan pintar. :))

    Ah.. ngomong apa saya ini. Yang pentingkan blog bisa menghibur sekaligus memberi ilmu. Jangan hanya jadi sampah dunia maya.

    ————————–

    wisnoe :

    cepet belajar sih iya, om. tapi cepet ngertinya itu yang susyaahh…😦
    yup, i knew. dari blognya mas wahyu, yang sempat ta’ baca emang orisinil semua. kalopun ada saduran juga jelas dari mana sumbernya. namun tidak berarti bahwa blog copas itu hanya punya sisi negatif, banyak juga positifnya yaitu minimal mereka menambah link tentang info yang kita cari.
    sampah dunia maya : hehe… istilah baru. baru dengar. sip sip, apik tenan. kapan2 ta’ pake ah😀

  4. D Says:

    ini ngereview blog sendiri atau blog orang lain sih? ga jelas.

    —————————–

    wisnoe :

    itulah, D.
    Aku juga bingung setelah baca ulang artikel ini. Arahnya ke mana, ya. Tapi udah kadung publish, ya udah. Tinggal nunggu yang komen kaya gini. Biasanya mas Wahyu yg di atas tuh jeli banget, mungkin lagi kasian kali habis baca artikel aku tabrakan. Jadinya malah ngasih semangat ’45.
    Thanks kripiknya…


  5. Wah D
    Ada kripik pedes cuma ngasih ke Wisnoe aja
    Pedes ya Wis😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: