Tupai yang Jatuh (Lagi)

 

 

teringat ungkapan dari british zaman baheula yang tidak pernah lekang dimakan waktu

 

Avanzaku

mobilku

 

 mengapa why selalu always

 

 

 

 

 

 

 

no doubt

no doubt

 

 tetapi but tidak pernah never

 

 

 

 

 

 

 

 

seorang kawan pernah kasih wejangan untuk tulisan Si Tupai Jatuh Lagi. mbok ojo sembrono dengan pangucap. waktu itu aku hanya tertawa bahkan sampai terpingkal-pingkal. hingga ketika dalam rentang satu minggu ini sudah dua kali terjatuh, yang membatalkan rencana urbanisasi ke desa akhir minggu ini juga, kupahami bahwasanya memang tidak setiap wacana batin boleh diungkapkan dengan lisan atau tulisan. yah, semoga dengan peringatan ini bisa membawa kebaikan di masa depan.

tararengkyu pren.

Explore posts in the same categories: Ngomyang

Tag: , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

6 Komentar pada “Tupai yang Jatuh (Lagi)”

  1. T2h Says:

    Sabar ya maas… Yakin aj bhw dbalik stp musibah psti ada hikmahnya. Cayoo mamaskoe🙂

  2. firman Says:

    saatnya introvert,
    ehhh intropeksi diri

    ———————–

    wisnoe :

    ciaaaattttt………

  3. wahyu Says:

    turut berbela sungkawa. lain kali hati-hati mas. Mungkin ini suatu pertanda. Pertanda punya mobil anyar..🙂

    wah.. baju baru nih..!!

    —————————-

    pertanda kembali ke yang lawas. itu yang anyar jee…😦

  4. boim congcat Says:

    Kuwi mestine uwite sing nyabrang ora ati-ati.

    salah. numbur mobil :-p
    uwite ga terlibat blas

  5. boim congcat Says:

    Lha wong uwite wis ngaku. Apa karena diprovokasi karo polisi yo… Salah tangkap meneh?

    iku mesti polisi jaman biyen sing durung pengsiun.😀
    belum kenal reposisi

  6. santi Says:

    Komentar’e dho lucu2 sah.
    Wong apansa bonyok kok di enyek.
    Kudune San?
    Disukurke hehehe … ups ! Sori mas Wisnu…
    Tapi tenaaang…. ada asuransi kaaaannn….

    Asuransi sih ada, tapi kadung kisinan.
    Tiwas dgn pedenya tak masukke Nasmoco, ternyata asuransinya ndak punya rujukan ke situ. Akibatnya diderek dari Nasmoco menuju ke bengkel antah berantah.
    Ngisin-ngisini to…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: