injury time

Perjalanan ke kotaku akhir pekan kemarin sungguh menakjubkan.

Bukan… bukan lantaran pemandangan jajaran rumah yang menggantikan hamparan sawah ladang. Bukan pula kejadian aneh seperti uka-uka atau dunia lain.

Ini hanyalah satu kejadian sepele yang sebenarnya telah rutin menghiasi perjalanan usiaku.

Hujan.

Ya. Cuma hujan.

Kemarin, tanggal 7 Juni 2009, hujan masih mengiringi perjalananku antarkota antarprovinsi ini. Hingga saat jemari tanganku menutul tombol-tombol kibod ini, 10 Juni 2009, suara rintiknya masih menjadi latar belakang ketikanku ini.

Aku masih ingat betul, dulu, waktu masih memakai celana pendek berwarna merah, berdasi tut wuri handayani, di pelajaran IPA dijelaskan bahwa musim penghujan terjadi di rentang bulan oktober sampai dengan april. Sedangkan musim kemarau di bulan april sampai oktober. Dan itu sudah terbukti melalui kisi-kisi jendela kelasku di perjalanan 72 bulan bercelana merah.

Dulu juga, waktu masih memakai celana pendek biru, aku merasa lega jika bulan sudah menggelincir ke mei. Itu karena tidak akan ada lagi cipratan air dari roda belakang pit BMX-ku yang berhamburan ke depan, mengotori punggung baju hingga kadang ke ujung rambut.

Namun ketika celanaku sudah memanjang dan luntur menjadi abu-abu, aku sudah tidak peduli lagi terhadap musim. Bagaikan Ali Topan yang mengendarai Binter Merzy KZ200, semua musim dan cuaca tidaklah aku pedulikan. [ihhh… ga penting banget…]

Sekarang.

Juni.

Hujan pun belum menampakkan tanda-tanda keredaannya.

Paradoks iklim semakin menunjukkan realitanya. Kawasan yang basah menjadi semakin basah. Kawasan yang kering menjadi semakin kering. Bahkan banjir dan kekeringan yang dahsyat bisa juga terjadi di kawasan yang sama.

Bumi yang memanas meningkatkan potensi penguapan air ke udara, mengandung lebih banyak uap air, dan menambah potensi timbulnya hujan lebat dan badai. Hujan badai yang ditimbulkan tidak serta merta bisa dinetralisir kawasan itu karena tingginya tingkat curah hujannya. Banjir, longsor, dan pengungsian menjadi pemandangan yang sering kita jumpai akhir-akhir ini.

Sisa-sisa air yang berhasil diserap ke dalam tanah di kawasan itu akan menguap lebih cepat dalam volume yang lebih banyak sehingga menimbulkan kekeringan di kawasan itu. Dan siklusnya berulang lagi dengan hujan badai banjir longsor yang melanda satu kawasan itu.

Semua karena suhu bumi naik sekian derajat celcius saja. Rekor-rekor baru telah termaktub dalam beberapa tahun belakangan ini, tentang rekor curah hujan, tingginya banjir, lamanya kekeringan, riuhnya pengungsi.

Sadarku tercenung.
Tentang suatu hari itu.
Tentang perhitungan mundur dari para ilmuwan lingkungan.
Tentang angka-angka matematis yang semakin mengkhawatirkan karena hitung mundur itu melompat jauh lebih cepat dari prakiraan semula.

Semua telah terjadi.

Gletser yang mencair, gelombang panas, naiknya permukaan laut, pepohonan berbunga lebih awal, danau yang membeku lebih lambat, burung-burung pengelana menunda penerbangannya ke selatan. Tanda-tanda perubahan iklim ada di mana-mana dan dunia di sekeliling kita berubah cepat. Pemanasan global juga paling berdampak pada berbagai spesies di kutub. Berkurangnya es di laut secara khusus menjadi tanda bahaya bagi beruang kutub yang bergantung pada lempeng es untuk berburu, beristirahat, dan bepergian. Realita pun semakin jelas. Kita takkan mampu memperbaiki habitat satwa itu. Kita tidak dapat memutar waktu ke belakang. (National Geographic edisi Perubahan Iklim).

Seorang ahli iklim NASA, Dr. H.J. Zwally membuat prediksi yang mencengangkan, dengan menggunakan data sisa es kutub terbaru dan model prediksi yang lebih akurat, yaitu Hampir Semua Es di Kutub Utara akan Lenyap pada Akhir Musim Panas 2012.

Jika es di kedua kutub sudah mencair, siklus kematian massal jutaan tahun lampau akan terulang dengan keluarnya metana dari sarangnya untuk membuat bumi semakin panas. (Sebenarnya metana sudah keluar perlahan bersamaan dengan mencairnya beberapa beting es di kutub). Jumlah metana beku yang tersimpan di balik es diperkirakan 3000 kali dari jumlah metana yang sekarang ada di atmosfer. Padahal metana adalah gas rumah kaca dengan efek 23-26 kali lebih kuat dibanding CO2 dalam menyimpan panas.

Metana sendiri -melalui proses yang sangat panjang hingga ribuan tahun- tersimpan di suatu tempat dengan temperatur kisaran nol derajat celcius. Selain di es kutub, metana juga tersimpan di perairan dingin atau dalam. Air laut yang terkena pemanasan global akan ikut naik suhunya dan dengan sendirinya metana akan terlepas keluar.

250 juta tahun lalu, keluarnya metana ini pernah terjadi dan menyapu hampir seluruh kehidupan di muka bumi karena berkurangnya oksigen. Perlu waktu 500 ribu tahun bagi alam untuk menyetimbangkan lagi, waktu yang sama dibutuhkan buat spesies yang berhasil bertahan hidup dari generasi ke generasi dalam lingkungan yang sangat tidak bersahabat.

55 juta tahun lalu, kejadian yang sama terulang lagi. Semburan (keluarnya) metana dan CO2 menyebabkan kematian massal dan mengganggu iklim di bumi. Perlu 100 ribu tahun bagi bumi untuk menunggu CO2 dan metana turun dan masuk ke dalam tanah dan dasar air, sehingga iklim menjadi stabil kembali. Membuat nyaman sebagai hunian makhluk hidup.

3 tahun lagi –prediksi ilmuwan-, es di kutub utara akan lenyap pada akhir musim panas 2012, yang bakal memicu terlepasnya gas-gas rumah kaca dengan jumlah yang kurang lebih sama dengan kejadian 250 juta tahun dan 55 juta tahun lalu.

3 tahun lagi, sisa rentang waktu yang sama dalam kalender suku Maya yang misterius, bahwa akan terjadi posisi tertentu dalam tatanan tatasurya dan galaksi kita pada 23 Desember 2012, yang menyebabkan suku ini mengakhiri perhitungan kalendernya tepat pada hari itu. [sorry OOT]

3 tahun lagi, cicilan KPR-ku belum lagi lunas…😦

Ini masa injury time…

Dalam kurun waktu yang akan kita jalani, seluruh tindakan kita, betapapun sederhananya, akan meninggalkan jejak akibat untuk kehidupan mendatang.

Adalah kebijaksanaan diri sendiri yang menentukan arah perjalanan generasi berikutnya. Di era informasi saat ini, teknologi internet ditamsilkan mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, atau mulai mengasingkan diri dari kehidupan sosial terdekat kita. Namun sadar atau tidak, kita masih membutuhkan sosialita itu, baik yang jauh terlebih yang dekat. Untuk bergandeng tangan membuang egoisme penyebab pemanasan global ini.

Ini masa injury time…

Sebelum peluit panjang ditiup, masih ada peluang kita untuk memaksakan perpanjangan waktu atau adu penalti.
.
.
.

pantura, 20090610
save our earth

—————————————-
Referensi :
www.nationalgeographic.com
http://hiduplebihmulia.wordpress.com/
http://untukbumi.co.cc/

Explore posts in the same categories: Ngomyang

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

42 Komentar pada “injury time”

  1. D Says:

    Beautifully said, Noe🙂
    Antrianku untuk berangkat haji jatuh di tahun 2013, namun berharap bisa setahun lebih cepat, sebelum akhir dunia terjadi. Kita amati saja tanda2nya sesuai petunjuk Rasulullah, bila sudah banyak bermunculan berarti sudah mendekati saatnya.

  2. guskar Says:

    mumpung kita masih punya waktu…
    pesan2 gusti Allah yang disampaikan melalui tanda-tanda alam, agar kita kembali peduli kepada sesama dan alam semesta ini

  3. ircham Says:

    ekosisitem yang sudah tak berimbang….

    mari kita mulai dari diri sendiri….

    untuk berdo’a sebelum waktu itu tiba….

  4. dania Says:

    Tulisan yang menggugah.

  5. kucrit Says:

    Mungkin Tuhan mulai bosan
    melihat tingkah kita
    yang selalu bangga dengan dosa-dosa..
    Mungkin alam mulai enggan
    bersahabat dengan kita
    coba saja bertanya pada rumput.. yang bergoyang…..

    halah.. malah nyanyi.. sory bro saya gak koment cuma nyumbang lagu…

  6. boyin Says:

    manusia memang sudah kepenuhan,makanya akan ada seleksi alam yang kadang2 terlalu sadis juga. tapi sapa nyana kalo ini juga disengaja oleh kelompok2 tertentu?

  7. zefka Says:

    musim sekrang memang sudah sangat susah utk ditebak, hujan…. tiba2 panas banget dan sebaliknya. Rasa “handarbeni” thdp bumi seakan hanya slogan saja, kenyataannya proses “penghancuran” bumi in terus berjalan. Moga2 anak cucu kita masih bisa menikmati bumi minimal seperti yg kita rasakan saat ini. amin

  8. deviw Says:

    ada paragraf di postingan ini yang mengingatkan saya dengan soal THB / ujian jaman SD dulu. secara dulu masih pasti kapan bergantinya musim. hmm, kalo kata mama laurent, beliau tidk bisa melihat apa yang terjadi di tahun 2013, so…dunia ini yang sdh kiamat (kata orang2 itu) atau mama laurent yang sudah meninggalkan dunia ini?…

  9. endar Says:

    kok sama dengan saya lagi to mas waktu sekolah naik bmx dan kpr belum lunas

  10. ~noe~ Says:

    thanks semuanya sudi singgah di sini…

    @d
    tidak ada kalimat akhir dunia di artikel ini. hanyalah suatu siklus yang sudah pernah terjadi dan oleh ilmuwan klimatologi diprediksikan akan terulang dalam beberapa tahu ke depan. tapi kapan pun itu, tersirat kesiapan dalam dirimu. salute…
    “…Beautifully said, Noe… : i like this.
    tks sist.🙂

    @guskar + ircham + dania : amin… amin… amin

    @kucrit
    ‘nyumbang’ lagu ini kata dasarnya ‘sumbang’. agak bermakna ganda nih. lagunya disumbangkan atau suaranya sumbang. halah😀

    @boyin
    selalu saja ada wacana lain dari mister ini. teori konspirasi dan sebagainya ya, om. wah, bakat interpol, lho. serius…😛

    @zefka
    amin…
    anak aja belum ada, apalagi cucu. ga kebayang😦

    @deviw
    tidak ada penyebutan kata ‘kiamat’ di artikel ini, lo. karena kiamat merupakan sesuatu yang gaib yang tidak bisa dilihat oleh segala makhluk.
    lagian kaya’nya mama lorenk lagi sibuk menerawang manohara sehingga tidak mampu menembus tahun 2013.

  11. Yep Says:

    Ikut baca-baca sambil ikut merenung 🙂

  12. ~noe~ Says:

    @endar
    hwakaka…
    mmm… pit BMX ku itu ke mana ya sekarang…

    @yep
    setelah merenung, mari kita bertindak…

    tks udah mampir (lagi)

  13. suwung Says:

    makasih mengingatkan diriku akan DIA

  14. bocahbancar Says:

    Wah Pantura……….

    Lebih ngena ke kata itu dech………….

  15. kir31 Says:

    wah injury timenya tinggal brp lama ya,,

  16. sugiman Says:

    Ya harus sampai adu pinalti berulang2 sampai officialnya ikut nendang..hehe. (Untung juga sudah ga ada sudden death )

  17. Wandi thok Says:

    Saia nggak percaya dengan ramalan manusia 2012 mas, mendingan lebih baik luwih becik wae daripada aluwung🙄😀
    Nabi saja ketika ditanya orang Yahudi tentang kenabiannya begini:
    Yahudi : “Hai Muhammad, kalau kamu memang seorang nabi, katakan kepada kami, kapan datangnya hari Kiamat?”
    Nabi : “Yang ditanya tidak lebih tahu/pinter dari yang bertanya”
    Sungguh jawaban utusan Alloh yang sepatutnya kita tiru mas.

  18. ~noe~ Says:

    @suwung
    sama-sama, om
    dirimu langsung ke substansinya…

    @bocahbancar
    emg panturanya di mana, cah?

    @kir31 + sugiman
    bukan masalah berapa lamanya tapi bagaimananya.
    bagaimana kita mempersiapkan diri sebagai individu dan bertindak menahan percepatan global warming ini sebagai tanggung jawab sosial kita.

    @wandi thok
    setuju, om.
    jangan pernah percaya dengan yang namanya ramalan.
    khusus ramalan suku maya aku kasih keterangan ‘OOT’.
    sekali lagi, tidak ada pembahasan kiamat di artikel ini.
    jika pembaca berpersepsi bahwa ini berarti kiamat, itu tanggung jawab masing-masing yang menyimpulkannya sendiri.
    diriku cuma berharap dari persepsi yg ditimbulkan setelah membaca, akan timbul wacana sekaligus tindakan untuk ikut menyelamatkan bumi kita. dari tindakan yg paling sederhana sekalipun.
    misalnya, kurangi pemakaian satu lampu saja tiap malam.
    thanks, om

    maaf ndak sempat login, lagi pake hape. ribet…

  19. didta Says:

    salam kenal aja mas

  20. wahyu am Says:

    dari mana nih mas? kok pantura😆

  21. lelaki aneh Says:

    injury time opo seh?


  22. aQ bacanya jd k\melayang kmn2 dech… penggambaran yg menarik🙂
    Injury time, aQ jd ingat klo udah mau ujian..*gubrak*

  23. KangBoed Says:

    Krisis Multi Dimensi sedang terjadi saat ini… disini..
    Krisis Moral yang sungguh dahsyat dan luar biasa
    Menimpa semua golongan… atas… tengah… bawah…
    Korban fikir.. logika… angan angan dan peradaban
    Tertipu tuhan tuhan yang palsu… yaaaa palsuuuuuuu

    Keseimbangan alam semesta benar berubah dahsyat
    Bumi akan bergetar menelan manusia manusia yang takabur
    Air dan angin akan menyapu manusia manusia yang lupa diri
    Api akan membakar… sehingga terjadilah emosional tak terkendali
    Waspada jika semuanya berkonspirasi bergerak berdendang bersama

    Jikalau itu terjadi… dan mungkin saja terjadi…
    Kemanakah engkau akan berlindung ???…
    TUHAN…. Hahahahahahahaha………….
    Sudahkah engkau mengenal TUHAN ???…
    Kenal diri sendiri juga TIDAK… boro boro…

    Semoga kita bersama melangkah meraih Ketenangan Jiwa.. sebagai pembuka pintu ketuhanan.. hanya jiwa jiwa yang tenang yang dapat menebarkan CINTA dan Kasih Sayang

    Salam Sayang

    • ~noe~ Says:

      @kangboed
      satu kehormatan bagi diriku mendapatkan puisi langit darimu.
      puisi yang keren dan aku yakin penuh makna meskipun tidak semuanya bisa aku gali secara harfiah.
      tks, kang

    • KangBoed Says:

      weleh weleeeh.. puisi langiiit hihihi… Keseimbangan diri manusia… jika tiada tercapai… apalagi sekian banyak jumlah manusia… maka akan membuang dampak hebat bagi keseimbangan alam semesta… walau sifat bumi adalah sabar dan menyerap semuanya.. tetapi begitu kelebihan muatan maka alam semesta akan berbicara dengan lantangnya… akankah terjadi sesuatu yang lebih besar lagi… di mana aceh tiada hitungannya… entahlah… wallahuaaallam..
      salam sayang


  24. Kata2 indah padahal makna nya serem😀

    Yaaa…. sekarang di injury time ini kita hanya bisa berbuat yang terbaik agar setelah pertandingan usai kita merasa nyaman😛

  25. indra1082 Says:

    Hm…Nice artikel…
    salam………….

  26. suryaden Says:

    manut waelah…, emang sudah luka parah semuanya, baik atas maupun bawah, kalo nggak luka ya gila… we gak ono pilihane😀

  27. ~noe~ Says:

    @didta
    salam kenal juga

    @wahyu am
    panturane sepanjang cirebon semarang, om

    @lelaki aneh
    *gedubrak…*
    benar-benar lelaki yang aneh.
    ini bukan pertanyaan serius, kan?

    @sarah
    kalo mo ujian pake sistem SKS, ya.
    sistem kebut semalam😀
    kok ga punah juga budaya ini ya😀

    @rusa + angga + indra
    makasih semuanya…
    salam sukses…

  28. kir31 Says:

    ooo,,gtu to mas noe,,hmmm,,bner2…

  29. omiyan Says:

    saatnya kita yang memulai

  30. bocahbancar Says:

    Waduh…Kok mengerikan gitu yawh…
    Siap2 pindah ke daerah yang lebih tinggi nich he h ehe..

    Semoga amalan saya terus akan saya tingkatkan……..


  31. yaaaa… yaaaa…

    thema tulisan yang sering ingin saya tulis tapi tak tahu darimana harus menulisnya…

    antara sains, metafisika dan legenda sudah menyatu…

    teori GAIA, tentang Pleidea juga akhir siklus per 5000 tahun suku Maya… jangka Jayabaya… ramalan Ranggawarsita…

    Bahkan kaum paranormal kehilangan penglihatan spiritual untuk menembus 2012…

    ini memang injury time…

    bomi gonjang ganjing…
    langit kelap2 katon…
    ndadosaken goro2…

    • ~noe~ Says:

      justru karena aku menunggu dirimu menuliskannya tapi kok ga nongol2😛
      ayo, om tetap ditulis…
      pasti akan jadi tulisan yang lebih spektakuler dari yg ini, seperti halnya tulisan yang sudah2, biasanya menjadi lebih dahsyat dari kasunyatannya kalo dirimu yang menulis.

    • KangBoed Says:

      Waaaaaaaaaah… ada dalang yaaaaaaaa…
      Salam Sayang

  32. annosmile Says:

    walaupun sudah injuri time
    bukanlah akhir dari segalanya
    karena waktu masih berjalan dan belumlah terhenti
    sebelum waktu habis
    masih ada kesempatan
    untuk memperbaiki segala yang ada
    segala keburukan dan kemungkaran yang terjadi di muka bumi ini
    marilah kita kembali ke alam
    memperbaiki apa yang telah rusak
    minimal kita bisa membuang sampah pada tempatnya
    semoga alam merespon nasib baik kita..

    *save the earth from glbal warming*

    • ~noe~ Says:

      kembali ke alam
      back to nature
      satu solusi yang sangat manis dan sederhana untuk bisa diimplementasi. godaan terberat hanya dari dasar diri yang masih meninggikan keegoannya.
      tks, om

  33. Endang Kusmana Says:

    Terima kasih nak Wisnu telah berkunjung lagi ke 3 judul blog om kusman. Mengenai pentingnya komentar, posting, tag dan kategori sudah jelas. Sekarang giliran om mengomentari tulisan nak Wisnu mengenai “injury time”. kalau lihat judul nak Wisnu mengungkapkan sesuatu tentang cedera waktu, atau waktu terbuang entahlah… Pembaca tampaknya agak kesulitan menangkap isi tulisan nak wisnu, karena terlalu banyak kata-kata kata fiktif yang menghiasi tulisan kamu.
    Om kus biasaya kalau baca tulisan orang, satu kali aja sudah menangkap maknanya, tapi baca tulisan nak Wisnu ini sampai 2 kali. Tapi Om salut juga…kamu yang masih tergolong anak-anak sebenarnya punya bakat menjadi sastrawan. Kemudian, disinilah pentingnmya transparan mengenai jati diri (ideologi feodal menurut nak Wisnu). Dari tulisan ini om menangkap bahwa kamu masih duduk di bangku SMA, atau seharusnya kamu sudah masuk perguruan tinggi… sehingga ada uneg2…..Betul ?

    • riyansleman Says:

      Betul

      • ~noe~ Says:

        wah komen om kusman terlewatkan.
        baru tahu pas ada komen dari ryan, nih🙂
        sebelumnya mohon maaf karena telah menyebabkan om kusman membaca berulang-ulang. sesuatu yang sangat apresiatif bagi saya, om.
        memang kadang kita susah membedakan batas pengetahuan spesialis kita dengan orang lain sehingga menyebabkan adanya asumsi bahwa orang lain pun sudah tahu dengan istilah-istilah aneh itu. faktor ketelitian membaca ulang sebelum posting atau mepetnya waktu utk segera posting juga mempengaruhi.

        khusus untuk istilah injury time ini, saya cuma berpikir bahwa mayoritas orang kita suka dengan sepak bola. injury time adalah waktu yang berlebih antara menit ke-45 sampai dengan peluit wasit ditiup atau menit ke-90 sampai dengan peluit. intinya waktu yang disediakan wasit sebagai toleransi dari banyaknya bola mati selama waktu normal.

        ngomong-ngomong, untuk tebakan om kusman tentang diri saya itu hampir 99% salah. jiahaha…
        saya sudah jauh melewati tahapan2 itu. hanya memang barangkali sesuatu yang mengganjal pada masa itu baru bisa saya keluarkan setelah adanya teknologi internet dengan fasilitas blognya.

        makasih banyak, om

        @ ryan
        dasar ga kreatif😛
        dadi ngelingke sleman maneh. wah wis suwe ora ndono, ora balik neng sleman😦


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: