Jihad Delenger

Siddharta dari Kapilawastu yang tercerahkan sangat menentang aktivitas di dalam hutan siksaan, tempat para penghuninya menimbang karma dengan beratnya siksa mandiri yang bisa berakibat kematian. Ibrahim yang mencoba menyembelih Ismail mendapati seekor domba yang menggantikan nyawa anak tercintanya. Musa membelah laut Merah untuk mempertahankan kehidupan kaumnya dari genoside Firaun. Yesus pun menghidupkan orang mati demi pengagungan terhadap kehidupan kaumnya. Sedangkan Muhammad saw bersabda tentang larangan membunuh dan mengusir kaum Quraisy pada saat pasukan muslim memasuki Mekah, demi kehidupan yang madani.

Dari sisi yang sama, semua adalah tentang agungnya kehidupan ciptaan Tuhan di dunia fana ini. Sehingga dalam beberapa tapak sejarahnya, Tuhan berkehendak dan campur tangan langsung terhadap kelanggengan akan hidup.

Mampir ngombe (minum-red) di dunia fana ini tidak berarti memberikan hak prerogatif bagi makhluk untuk menakdirkan sendiri kapan dan bagaimana meninggalkan dunia dengan mengatasnamakan surga.

Ketika pencapaian tingkat tertinggi dalam pencarian Ketuhanan ini diperoleh dengan mengorbankan penciptaan Tuhan lainnya, yaitu keagungan sosialita dan penghilangan hak hidup makhluk lain, maka kita perlu bercermin kembali kepada apa yang telah dipesankan pendahulu kita a.k.a kaki tangan Yang Mahahidup, sebagai dasar jejak langkah kita ke depan.

Coba dengarkan, Mita the Virgin pun berseru sedan : “Tuhan… berikan aku hidup, satu kali lagi…” 🙂

gemolong, 20090719
rest in peace

Explore posts in the same categories: Ngomyang, Satire

Tag: , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

71 Komentar pada “Jihad Delenger”

  1. wahyu Says:

    pertamax dulu..
    baru komeng..

    • guskar Says:

      perlu jihad ya untuk bisa pertamax di blog ini?

      😆

      • wahyu Says:

        hush.. tidak sampai jihad kang Gus, cuma perlu usaha keras..!

        sebentar2 jihad..sebentar2 jihad.. saya takut kualat.

        Biarlah yang menentukan jihad atau bukan Gusti pangeran. sayah mah tinggal menjalankan..😉

        baik, nanti aku tentukan kau termasuk golongan berjihad ataw tidak😀

      • KangBoed Says:

        PERTAMAAAAAAAAAAAAAAAXXXXXXZZZZZ

        =))
        *guling-guling
        manstab kangboed😀

      • KangBoed Says:

        🙄

        hahaha..
        kok ikutan guling guling mas
        Salam Sayang

  2. wahyu Says:

    akhirnya.. (pertamax di sini sudah mulai sulit. jadi bersyukurlah menjadi yg pertamax..)🙂

    sulit om. bagi mereka kebenaran sejati adalah kebenaran yang mereka bawa. yang justru diyakini sebagai manifestasi kebenaran illahiah. Baik buruk yang menentukan hanya sang pencipta. Perbuatan mereka tidak berdasar perhitungan ‘benar-salah’, melanggar hukum atau tidak.. tapi berdasar kebenaran sejati dari yang maha benar.

    Celakanya, mereka tidak mau melihat apakah betul kebenaran yang mereka yakini betul2 kebenaran ilahiah, dan bukan kebenaran yag mereka ciptakan sendiri?

    Semoga kita selalu diberi hidayah dan perlindungan, ditunjukkan bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

    ngono ik
    nyebai…
    bener juga, om. rasio dan rasa adalah sesuatu yang terpisah. di dalam satu individu pun kadang terjadi pertentangan antara rasa (keyakinan) dengan rasio (pikiran). apalagi jika keyakinan orang lain diadu dengan rasio orang lain lagi.
    ndak bakal pernah bisa ketemu.
    sayangnya ini adalah perbedaan prinsip homo homini lupus. jika dibiarkan, salah satu pihak akan terus dirongrong dan menjadi mangsa pihak lain. jika musyawarah tidak mencapai mufakat. jika diperangi mengganggu ham.
    susah. lakum dinukum waliyadin pun menjadi tidak berlaku karena sifat agresif ini.
    dari sisi kita cuma bisa berdoa saja😦

  3. haniifa Says:

    “Tuhan… berikan aku hidup, satu kali lagi…”🙂
    Padahal waktu nyanyi hidup kan…

    Salam hangat, Haniifa.

    hidup
    tetap hidup
    dan
    hidup mita =))

  4. rigih Says:

    betul mas..
    dalam islam itu jiwa sangat dihargai
    karena itu lah di katakan bahwa dalam qishosh itu ada jaminan…
    indahnya….

    • haniifa Says:

      Setuju @Mas
      Kata Rasulullah :” jika mempunyai kawan satu kurang sedangkan mempunyai lawan satu kelebihan”

      Tapi apa yang dimaksud adalah melawan hawa nafsu diri sendiri ?!

      Salam hangat, Haniifa.

      sumber dari segala sumber di kehidupan dunia adalah hawa nafsu.
      thanks udah merefreshkan buatku
      eh buat kang rigih ding🙂

  5. WANDI thok Says:

    Lalu apa artinya jihad delenger kui mas? Kok mubeng aku😀

    aku sakjane yo asal wae judule.
    arep nulis bom mak erot juga wis akeh.
    boleh ditafsirkan dewe, kang guru

  6. suryaden Says:

    hidup pun kadang bermakna lain, hidup disini hidup di alam sana, di sini penjara di sana kebebasan,… tapi kalo pencapaiannya caranya aneh, ya.. jadi mustahil juga.. hahahaha

    aneh = mustahil
    woo.. ilmu baru kyeh…😀
    blog sepedane dibanned to, kang?

  7. mira Says:

    itu lah kalo jadi orang terlalu ngurusin orang lain. dosa kan tanggung masing-masing.

    betul mira🙂
    setuju
    makasih udah mampir

  8. guskar Says:

    Jihad merupakan perjuangan yang bersifat jasmaniah, termasuk dalam rangka mampir ngombe di dunia ini. Ngombe untuk kehidupan. Kuli bangunan berjihad mensyukuri nikmat Gusti Allah yang berupa badan yang sehat dan kuat, gerak badan sambil mencari nafkah untuk anak-istri. Berjihad untuk jualan asongan daripada jualan fitnah, jadi maling atau jadi pengemis. Berjihad untuk berdagang mainan anak atau narik becak dari pada menyiarkan kemaksiatan dan kebohongan.
    Jihad itu berjuang untuk tetap hidup seperti yang telah digariskan Gusti Allah.

    makasih, gus…
    wacana tambahan buat diriku🙂
    ternyata aku nyambut gawe kantoran ki yo jihad ya😀
    tak pikir mung ibadah ki.
    sesuk tambah semangat neh ngantore…

  9. Cak Win Says:

    Setuju aja aku,😀

    Jadi orang awam Manut aja sama pemimpin. Asal pemimpinnya gak aneh2 ae.😀

  10. bocahbancar Says:

    JIhad Delengernya itu lowh Mas..
    Masih belum paham aku hehe he he

    Salam semangat Bocahbancar……

  11. julie Says:

    hiduplah dengan isian yang nyaman

  12. Ivan@mobi Says:

    Maaf bgt nieh bru mampir…

    Kpn yah bisa nulis kaya gtu? Tulisanx bgus. Lanjutkan! Hehe

  13. masyono9 Says:

    @Noe ing GEMOLONG Crocodile Forget
    Sampeyan pinter men nulise kaya lagune sing mbok nyanyek ne karo kembaranmu

    kembaranku?
    mita?
    wah, pengene sih ga mung kembaran😀
    tks, apresiasinya, om

    • guskar Says:

      iki Gemolong Sragentina apa mBajul Kesupen ya mas? Dolane kok adoh men

      gemolong mbajul kesupen, gus.
      dalam rangka tandur tinandur, reboisasi tanah gersangku di sana. lagi molak malik lemah kapur kie😀
      sudah deket2 kedung ombo

  14. KangBoed Says:

    SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG

    PESAN JIHAD.. TEBARKAN CINTA DAN KASIH SAYANG DI MUKA BUMI.. BUKTIKAN ISLAM ADALAH RAHMAT DAN ANUGERAH BAGI SEMESTA ALAM

    salam damai juga kangboed…

  15. omagus Says:

    apapun alasanya ngebomb dengan diam-diam bukanlah jihad..
    penyerangan kepada musuh haruslah dengan pemberitahuan..
    kalo korbanya masih ada sesama muslim apakah itu yang di sebut musuh…
    lalu siapa yang ngebomb, muslim kah..?

    salam kenal yo mas…
    (kacangan ngalor sitik.. :D)

    itulah susahnya jika bukan ilmu pasti. definisi bisa sangat tergantung yang berkepentingan saja.
    kacangan ngalor ki kunti yo, om?


  16. istilah jihad itu positif, menurut sy…
    delenger itu pastinya negatif…
    lalu adakah jihad yg negatif….?

    sebenarnya sih
    delenger itu positif (ngguanteng malah)😀
    jihad itu negatif
    jadi adakah jihad yang positif?
    hehe
    tergantung siapa memandang aja, kang🙂


  17. Jihad maknanya sangat-sangat luas,
    ada maksa sempit dan makna luas

    Seperti orang buta yang diberi gambaran seekor gajah
    tergantung sang narator memberikan gambaran dari sisi mana

    Jadinya ngka semua orang berpersepsi sama, celakanya manusia ngak semuanya memiliki daya analisis yang dibarengi iman yang kuat

    Yaa…. gitu deh…😛

    kalimat terakhir mengesankan : yaa… cape deh…
    jangan begitu
    semangat !!


  18. Jihad dengan menyebarkan virus-virus cinta dan damai
    bukan dengan bom dan teror.

    cinta damai dan cinta beneran
    alangkah indahnya🙂


  19. Salam kenal dan salam hangat mas noe.


  20. tulisan mas noe selalu menarik. piliahn kata dan alur logikanya runtut. itulah yang tak pernah bisa dimengerti, kenapa banyak orang yang sudah demikian berani menuhankan dirinya sendiri hingga tega membuat takdir di luar kehendak-Nya. Masyaallah.

    wah, om
    jangan terlalu diapresiasi dulu ya
    barusan kemaren beli topi di eiger, takutnya ndak bisa dipake lagi🙂
    untuk case ini, sementara ini kita hanya bisa berdoa, om

  21. Huang Says:

    Aku mpe sekarang masih nggak ngeh arti jihad.. kalo jihan fahira ngeh baru😈

  22. endar Says:

    gemolong sragen po mas? aku mbiyen pas sd tahun 80an yen pit-pitan tekan kono


  23. wah wah wah.. delenger🙂 blgowalking nih


  24. halo mampir ki niliki postingane bocah2 hee

    maturnuwun sudah ditiliki🙂

  25. Jaya Says:

    tidak ada ajaran manapun yang melegalkan kekerasan apalagi pembunuhan,
    tapi aku pernah lo lihat helm tentara Israel di foto bertuliskan “born to kill” parah banget kalo yang itu…

    iya betul, om
    tapi kalo tentara emang punya istilah yang dahsyat2 untuk memotivasi masing2 personel.

  26. itempoeti Says:

    Jihad tak seharusnya jahat…

    • KangBoed Says:

      hallooo.. sampeyan dimana yooooo

      • haniifa Says:

        Disin tahuuu…😛
        #auto answer#

      • ~noe~ Says:

        habis rapat, kang…
        lagi mikir mo nulis naon deui

      • haniifa Says:

        Wahhh…. jangan-jangan samaken diriku dengan @Kang ~Noe~ atau @Kang Boed

        Kalau saya “lagi-lagi”-an, sementara kalian “lagi” beneran …:mrgreen:

      • haniifa Says:

        Gimana kalau soal konsumsi rapat, jenis makanan dan minuman…. apa mengandung zat-zat bakalan “bom” jahat ?!

        yakin aja ndak ada bom, om
        rugi banget pengebomnya. karena harga bom lebih mahal dari harga diriku😐
        kangboed sama kanghaniifa ini dua hari terakhir bergentayangan. ayoo mandi dulu…
        diriku mau cabut gohome dulu, ringkes2, cek email, mudah2an ga ada yang urgen.
        salam semuanya…


  27. iya ya.. orang2 sih pengen hidup berkali2 supaya bisa jadi lebih baik, ini malah bunuh diri – yang udah pasti jadi dosa di agama manapun juga!

  28. Widdy Says:

    Hmm…Mantabz🙂
    salam kenal n salam sahabat

  29. duadua Says:

    bunuh diri memang salah satu dosa besar
    berjihadlah melawan hawa nafsu dulu


  30. segala sesuatunya yg menyangkut masalah kehidupan makhluk hidup, memang karena campur tangan Tuhan.

    maknai segalanya dengan bersyukur dan selalu melapor kepada sang Khalik…

    thx atas pencerahannya kang…
    salam damai selalu…
    Stop Dreaming Start Action

  31. mel Says:

    Jihad itu bagi saya mempunyai banyak arti..bahkan saya pernah mendengarkan tausiyah seorang ustadz pd acara TV bahwa jihad tidak harus perang…bagi org2 muslim yg tinggal di sekitar nonmuslim,,contohnya diluar negeri , bila dia diajak minum2 ke bar atau memang lingkungannya begitu, kemudian dia menolak, dan tetap teguh memegang ajaran Islam, itu sudah dikatakan dia berjihad…

  32. Yep Says:

    Aku setuju dengan komen Mel…jihad dalam arti positif 🙂

    eh yepiye
    thanks 4 coming🙂

    • D3pd Says:

      iya, memang akhir2 ini orang muslim sudah delenger! Gimana ngga, lah orang hidup indah dan nyaman tanpa ada rasa bersalah sedikitpun, di cabut nyawanya tanpa ada izin dariNya, ^_^…V

  33. faza Says:

    Haddiirr…

    jihad euy? berat kayaknya tapi mungkin simple pelaksanaannya🙂 soale menurutku, kita juga dah melakukannya setiap hari tuh, tapi ya tetep syaratnya tetep satu, kembali ke hati nurani yang dapat menumbuhkan niat tulus, ikhlas en Lillahita’ala…
    misale seorang wanita yg melahirkan, itu juga jihad dengan catatan ya spt di atas.
    Seorang ayah yang pontang-panting cari duit, bila niatnya ‘ok’, Insya Alloh, jihad juga tuh namanya

    btw, rada bingung neh, emang ada ya Jihad dalam arti negatif???
    bingung aku nyari mikirin penjelasannya😦
    hehehe…
    cu…

    jihad dalam arti negatif
    mmm…
    yang lebih positif banyak😀
    entah dalam arti negatif, tapi kalo dalam asumsi negatif banyak juga, om. tergantung konteks dan dari sudut mana pengertian itu dipandang.

  34. alamendah Says:

    Wuih….
    Aku juga gak paham…
    Jihad saja bisa bikin aku bingung. Apalagi ketambahan delenger…
    Kelenger, iya, otakku!

  35. kucrit Says:

    semoga kita semua bisa menjadi manusia yang mati dengan cara yang telah ditentukan oleh Tuhan.. bukan menentukan seenak udelnya sendiri dan yang terpenting mati dengan tidak meninggalkan tangis yang berlebihan diantara manusia-manusia yang kita dahului..

  36. bibit m Says:

    New comer … aq gak mubeng omongane wong pinter2. Idem mas GusKar ajalah. Met jihad via nulis terus di-blog Bos!

  37. genial Says:

    banyak orang gag merasa lagi kagum akan kisah agung Ibrahim tuk menyembelih puteranya, banyak org gag lg tersentuh. mungkin karena iptek kita ttg kehidupan gag lagi berkembang -klu gag mau dibilang menyempit- tentang kehidupan, hingga kita gag memiliki kesadaran intelektual dan imaginasi tuk memasuki dimensi keagungan itu. atau mungkin karena Ibrahim dan Ismail itu nabi.

    “mereka itu nabi, utusan Allah yang berkomunikasi langsung denganNya,” mungkin demikian kita berujar. “jika mrk dpt perintah, semuanya gamblang buat mrk. mrk tinggal menjalankan perintah tsb karena mrk pun tau jaminannya jelas gag perlu lg ngeraguin Allah. sementara kita cuma manusia biasa, gag istimewa juga gag diistimewakan olehNya. kita jauh dariNya.. atau jutaan alasan lainnya..

    padahal kpd kitapun Allah memberikan perintah langsung, pdhl segala jaminan dan harapanNya pun gamblang bagi kita.

    persoalannya apakah kita titen atau gag terhadap bahasaNya, gayaNya, tradisi2 prilakuNya…

  38. Arie Says:

    Jihade delenger dgn nulis sampe klenger… gitu bro😛 ( wis akeh komen sing berat2…)

  39. didta Says:

    komen dulu baru baca

  40. Nisa Says:

    hidup cuman sekali, sebentar pula yuh. bener yuh, mampir ngombe..

    semoga kita hidup senantiasa tuk meraih ridho-Nya.. amin🙂

  41. genial Says:

    terimakasih untuk kunjungannya🙂
    lg gag bsa ngemeng tuk saat ini :p

  42. kawanlama95 Says:

    dan aku katakan bersiaplah untuk mati

  43. Acha Says:

    jadi mas noe.. delenger itu artinya apaan ya ..? sy dah coba cari di KBBI ga ketemu nih, apalagi di kamus basa Sunda yg ada di memori otak ini… hihi..

  44. Pakde Cholik Says:

    Jika mau jihad dengan benar kembalilah ke Al Qur’an dan As-Sunnah, kemudian pelajari dengan benar arti firman-2 Tuhan dan Sabda Rasulullaah.

    Tanpa pedoman yang jelas dan memahami pedoman itu maka jihad akan salah arah dan berubah menjadi kemunkaran.

    Indoktri nasi, cekokan2 dan brainwashing oleh mereka yang juga tidak memahami dengan baik pedoman2 itu akan menjadikan orang lain salah arah wal keblinger.

    Jihad fi sabilillah seharusnya bisa di sublimasikan. Jihad dengan pedang bisa disublimasikan dengan memerangi kebodohan dengan cara mengajar dan mendidik orang lain, dll.

    Salam dari Surabaya.

    pencerahan yang mencerahkan, pakdhe.
    *manggut-manggut


  45. Hmm..
    Jihad bukan teror..
    Teror bukan jihad..
    Jihad salah sasaran adalah bunuh diri..
    Bunuh diri sudah pasti dilaknat Allah..
    Semoga kita semua bisa saling menghargai..
    Amiinn..
    Met knal ya mas..😀

  46. kir31 Says:

    memang semua agama mengajarkan kebaikan,,manusialah yang merusaknya..


  47. […] komeng ke-1000 adalah dari Kang Acha : jadi mas noe.. delenger itu artinya apaan ya ..? sy dah coba cari di KBBI ga ketemu nih, apalagi di kamus basa Sunda yg ada di memori otak ini… hihi.. […]

  48. eoin Says:

    suatu hari rasullullah berdiri saat melihat orang2 mengusun jenazah, umar bertanya pada beliau, “wahai rasul4JJI, bukankan itu jenazah yahudi?” Rasul bersabda, “satu jiwa lagi lepas dari tanganku, terjerumus dalam neraka 4JJI”

    baru tadi sore temenku bilang, kita ini umat nabi, dan Nabi mencintai manusia, kita mungkin benci seseorang, tapi mau tak mau kita mencitainya, karena Nabi peduli pada mereka.

    mengapa tidak berjihad menyebarkan hidayah dan cinta? ya ngga ? agar lebih banyak temen di surga..

    seandainya diriku menguasai hadist. ketika ketemu suatu topik maka terlintaslah suatu hadist. alangkah indahnya🙂
    makasih tambahan pointnya, om


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: