Archive for the ‘Ndobos’ category

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 2009

September 17, 2009

Memperhatikan : Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Hisab Rukyat (BHR) telah melakukan kegiatan rukyat (pengamatan visibilitas hilal), dan dilanjutkan dengan Sidang Itsbat, yang memutuskan apakah pada malam tersebut telah memasuki bulan (kalender) baru, atau menggenapkan bulan berjalan menjadi 30 hari.

Menimbang : Hasil sidang Itsbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama, dihadiri oleh seluruh unsur dalam Badan Hisab Rukyat Departemen Agama, termasuk para Pimpinan Seluruh Ormas Islam tingkat Pusat dan wakil dari MUI dan Komisi VIII DPR-RI.

(lebih…)

Iklan

Spiderman vs Superman

Agustus 28, 2009
gambar dari : pinkkryptonite.com

Spiderman Vs Superman

Week end lagi.
Persiapan mudik, menyusuri pantai utara, menerabas lereng sindoro, untuk kembali ke kota kerajaan. Ini berarti off lagi di blogosphere selama dua hari 😐

Biasanya sudah kusiapkan satu postingan di akhir pekan, hanya karena kedalaman konten dari masing-masing draft tidak begitu bagus, akhirnya kuputuskan untuk melempar topik dari debat argumen dua keponakanku yang masih lucu-lucunya.

“Om Noe, Superman lawan Spiderman itu menang mana?” tanya Hazel.

(lebih…)

18 Menit Saja

Agustus 10, 2009

21:42

“A Mild. Ada?”

“Wah, ndak ada, Mas,” seorang laki-laki setengah baya menyambutku di depan etalasi toko.

“Mild-mild yang lain ndak pa pa, Pak.”

“Tinggal ini yang paling ndak laku. Tinggal satu dan sudah lama.”

Diriku menyodorkan WR Supratman merah untuk menebus mild afkiran itu.

“Eh… panjenengan ngerokok apa ndak khawatir umur pendek?”

“Saya malah khawatir dikasih umur panjang tapi ndak bisa ngerokok,” tukasku singkat.


“…mungkin satu M cukuplah buat saya. Masak mau sampai puluhan atau bilyunan. Ada rumah di sana yang meskipun masih gedhek tapi harganya bisa milyaran. Tapi buat apa? Satu M buat bapak sudah cukup. Mau apalagi, to? Duit banyak kalo ndak bisa dinikmati ya ndak ada artinya…”

(lebih…)

ngomyang only

Juli 29, 2009

narsis

hari ini
ku berulang tahun
satu pertanda
hari ini
jadi milikku
dan
selamat untukku…
[fariz rm]

satu tahun tepat di bulan juli, usia blog ini.
satu perjalanan panjang yang tidak terasakan waktunya.
mengalir begitu saja tanpa hambatan berarti. menghapus kecemasan akut yang mengiringi proses registrasi di wordpress ini.
tentang bagaimana isi dan rupa blog ini ke depan.
tentang kepercayaan diri yang hampir tidak ada, dalam menuangkan buah pikiran ke umum.

tentang konsistensi menempuh jalur tema blog meskipun itu berarti menjauh dari iming-iming hit, duit, benefit, dan juga mungkin hot.

(lebih…)

Malam 1000 Komeng

Juli 24, 2009

Seribu atau 1000 mempunyai banyak makna yang sering dipakai dalam perhelatan kecil ataupun besar dalam kehidupan ini. Diriku tidak tahu asal muasalnya kenapa harus 1000.

Bisa jadi berangkat dari malam 1000 bulan, yang kemudian diaplikasikan kepada ritual-ritual lain dalam dunia renta ini.

1000 dipakai sebagai nama tempat, sebut saja Candi Sewu, Lawang Sewu, Pulau Seribu.

1000 dipakai untuk perayaan, misalnya 1000 hari wafatnya si A atau 1000 hari pendaratan Normandia.

Pada jaman pergerakan dulu, pendahulu kita mempunyai jargon ‘gugur satu tumbuh 1000’.

Bahkan orang Jawa pun akan meminta 1000 jika ingin permisi atau ijin. Nuwun sewuuu…

(lebih…)

BJ and the President

Juli 1, 2009

Kenalkan dia. BJ. Nama kawan sebangku pada saat SMP hampir dua dekade lalu. Dia murid baru pada saat masuk di kelas ini. Kami memanggilnya BJ dengan mengambil dari singkatan huruf depan nama depan dan nama tengahnya. Diklop-klopkan dengan film BJ and the Bear di TVRI pada dekade sebelumnya.

Jangan membayangkan penampakannya seperti BJ dalam BJ and the Bear dalam film. Sangat jauh. Bahkan sangat kontras. BJ kawanku ini berkulit hitam tidak manis, berambut jabrik, bergigi putih, dan bertinggi sedang. Logat bicaranya sangat kental aksen ndeso, satu hal yang menyebabkan kawan-kawan sekelas under estimate terhadap dia. Pada saat perkenalan terlihat sekali rasa mindernya dengan bahasa tubuh yang lendat-lendot atau klular-klulur. Mencangklong tas ala Lupus yang sudah dekil.

Jika ingin membayangkan sosoknya, coba tengok tayangan reality show yang tengah booming sekarang ini dan layangkan pandangan anda kepada orang-orang yang tongkrong di pinggir jalan, atau halte bus, atau tukang becak dan tukang ojek yang sedang menunggu penumpang. Orang-orang yang penuh keingintahuan atas urusan orang lain tetapi hanya bisa menatap dari kejauhan. Syukur-syukur bisa lalu lalang di background kejadian untuk bisa masuk tipi dan sedikit awe-awe.

Orang-orang yang jika ditanyakan sesuatu hal kepada dia, hanya akan keluar jawaban ‘ya’ dan ‘tidak’ saja. Sambil mengangguk atau menggeleng dengan raut muka yang nampak tidak puas karena ketidakmampuannya mengeluarkan pendapat, sehingga bersyukur atas si penanya karena mengajukan pertanyaan tertutup.

(lebih…)

Paradoks Sepi

November 21, 2008

Sepi bin nyinyir menggelayuti sepekan terakhir ini di tengah-tengah pressing manajemen tentang target dan target dan target.

Ada sedikit paradoks lama yang ingin aku sampaikan, yang mungkin tidak setiap orang pernah mengetahuinya.

jika    a = b
(lebih…)